Tampilkan postingan dengan label Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2015

Jika Istri "Minta" Duluan? Begini Penjelasannya dalam Islam


Dalam masyarakat kebanyakan kita, adalah sesuatu yang tabu bagi seorang wanita membicarakan dan meminta hubungan suami istri. Bagaimana hal itu dalam Islam?

Al-Khara’ithy mengatakan, “Ammarmah bin Watsi-mah memberitahu kami, bapakku memberitahuku, dia berkata, ‘Abdullah bin Rabi’ah adalah orang yang terkenal di kalangan orang-orang Quraisy sebagai orang yang baik dan selalu menjaga kehormatan dirinya. Penisnya tidak bisa ereksi. Sementara orang-orang Quraisy tidak pernah ada yang memberi kesaksian tentang kebaikan atau keburukannya dalam masalah ini. Dia pernah menikahi seorang wanita. Tapi hanya beberapa waktu berselang, istrinya lari darinya dan kembali ke keluarganya lagi. Begitu seterusnya. Lalu Zainab binti Umar bin Salamah bertanya, ‘Mengapa para wanita itu lari dari anak pamannya?’

“Ada yang menjawab, ‘Karena wanita-wanita yang pernah menjadi istrinya tak mampu membuatnya mampu melaksanakan tugas sebagai suami.’

‘Tak ada yang menghalangiku untuk membuatnya bangkit,’ kata Zainab. ‘Demi Allah, saya adalah wanita berperawakan besar dan bergairah.’


“Maka akhirnya Zainab menikah dengannya,” kata Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, “selalu sabar meladeninya dan akhirnya mereka dikaruniai enam anak.”

Semangat suami bisa surut karena istri yang bersikap dingin dan menahan tangannya dari cengkeraman yang mesra kepada suami. Sikap dingin adakalanya karena rasa malu yang menguasai, sementara ia sebenarnya berkeinginan untuk memperoleh kehangatan cinta dari suaminya.

Tapi seperti minuman hangat
yang didekatkan pada segelas es, gairah dan kemesraan suami bisa surut oleh dinginnya sikap istri dalam menanggapi usapan sayang dan kecupan cinta suaminya.

Sebaliknya, seorang suami yang sulit terbangkitkan hasratnya dapat menjadi laki-laki yang penuh kehangatan karena istri yang tahu bagaimana menumbuhkan ketertarikan suami kepada dirinya saat melakukan hubungan intim. Rasa malu tidak menghalanginya untuk memberikan kebahagiaan pada suaminya, dan merasakan keindahan berdekatan dengan suami. Karena keindahan dalam berhubungan intim merupakan kenikmatan yang dicintai dan diridhai Allah.

Insya-Allah, seorang istri yang mau menggairahkan suaminya akan memperoleh ridha dan barakah-Nya. Mudah-mudahan Allah memberikan kebahagiaan kepada Anda; kebahagiaan ketika melakukan hubungan intim bersama suami, kebahagiaan ketika menjalani kehidupan rumah tangga sehari-hari, kebahagiaan ketika Allah menitipkan benih suami di rahim Anda, kebahagiaan ketika bayi Anda mengisap ASI yang menjadi bagian dari diri Anda sendiri, dan terutama kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah. Allahumma amin.

Benarlah nasihat Sayyidina Muhammad Al-Baqir kepada kaum wanita. Beliau mengatakan, “Wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang membuang perisai malu ketika ia membuka baju untuk suaminya, dan memasang perisai malu ketika ia berpakaian lagi.”

Seorang suami akan merasa semakin sayang ketika istri mampu membangkitkan semangatnya ketika sama-sama menanggalkan pakaian. Dan ia merasakan cinta semakin mendalam disertai kebahagiaan dan keinginan untuk memberikan ketenteraman ketika ada rona merah di wajah istri setelah ia menutupi tubuhnya dengan pakaian kembali. Inilah sebagian di antara rahasia-rahasia.

Jadi jika Anda, seorang istri, belum pernah mengajak suami? Hmm, cobalah. Temukan sesuatu yang beda di sana…

Sumber : akhwatindonesia.net


INILAH yang termasuk Sifat Suami DURHAKA pada Istri Bersiaplah menanti ganjarannya


Tidak mau menafkahi, selalu berkata kasar dan memaki, menyakiti dengan pukulan membekas, Suami Durhaka pada Istri? Begini Ganjarannya! Ada beberapa hal yang bisa membuat seorang suami dianggap berbuat durhaka pada istri dan akan mendapat ganjarannya, beberapa di antaranya sebagai berikut


1.Menjadikan Istri Sebagai Pemimpin Rumah Tangga

Dari Abu Bakrah, ia berkata:”Rasulullah saw.bersabda: ‘tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita.’ “(HR.Ahmad n0.19612 CD,Bukhari,Tirmidzi,dan Nasa’i)

Saat ini banyak suami yang malas bekerja dan menyandarkan kebutuhan hidupnya pada sang istri sehingga secara tak langsung menjadikan istri sebagai pemimpin rumah tangga.

Suami seperti ini tentu saja telah berbuat durhaka karena tak melaksanakan kewajibannya dan bahkan menyulitkan istrinya dengan keharusan menafkahi dirinya. Ia akan kehilangan martabat dan harga diri di hadapan manusia terlebih lagi di hadapan Allah.

2.Tidak memberi uang belanja/ nafkah

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr,ia berkata:”Rasulullah bersabda: ’seseorang cukup dipandang berdosa bila ia menelantarkan belanja orang yang menjadi tanggung jawabnya.’” (HR.Abu Dawud no.1442 CD,Muslim,Ahmad,dan Thabarani)

Terhadap suami yang seperti ini, istri boleh mengambil diam-diam harta suami untuk mencukupi kebutuhan hidup diri dan anaknya:

“Dari Asyah ra,bahwa Hindun binti Utbah pernah berkata:’Wahai Rasulullah,sesungguhnya Abu Sufyan adalah orang yang kikir dan tidak mau memberikan kepadaku belanja yang cukup untuk aku dan anakku,sehingga terpaksa aku mengambil dari hartanya tanpa sepengetahuannya.”beliau besabda:’Ambillah sekadar cukup untuk dirimu dan anakmu dengan wajar.” (HR.Bukhari no.4945 CD,Muslim,Nasa’i,Abu dawud,Ibnu Majah,Ahmad,dan Darimi)

3.Tidak melunaskan mahar pernikahan

Dari Maimun Al-Kurady,dari bapaknya,ia berkata:”saya mendengar nabi saw.(bersabda):’siapa saja laki laki yang menikahi seorang perempuan dengan mahar sedikit atau banyak,tetapi dalam hatinya bermaksud tidak akan menunaikan apa yang menjadi hak perempuan itu,berarti ia telah mengacuhkannya. Bila ia mati sebelum menunaikan hak perempuan itu,kelakpada hari kiamat ia akan bertemu dengan Allah sebagai orang yang fasiq…’” (HR.Thabarani, Al-Mu;jamul, Ausath II/237/1851 CD)

4.Mengabaikan kebutuhan seksual istri

Suami yang berjima hanya untuk memuaskan kebutuhannya saja dan tidak peduli pada istrinya, sesungguhnya juga telah berbuat kesalahan.

Dari anas ra,Nabi saw bersabda:”jika seseorang di antara kalian bersenggama dengan istrinya,hendaklah ia melakukannya dengan penuh kesungguhan. Selanjutnya, bila ia telah menyelesaikan kebutuhannya (mendapat kepuasan) sebelum istrinya mendapatkan kepuasan, janganlah ia buru buru (mencabut kemaluannya) sampai istrinya menemukan kepuasan.” (HR.’Abdur Razzaq dan Abu Ya’la, Jami’ Kabir II/19/1233)

Rasullullah saw bersabda:”Janganlah sekali kali seseorang diantara kalian menyenggamai istrinya seperti seekor hewan bersenggama,tetapi hendaklah ada pendahuluan diantara keduanya.’ada yang bertanya”apakah pendahuluan itu?” Beliau bersabda :”Ciuman dan ucapan (romantis).” (HR Abu Syaikh)

5.Berjimak ketika istri haid atau melalui dubur

Dari Ibnu Abbas, ia berkata:”’Umar (Ibnu Khaththa) datang kepada Rosulullah saw.,ia bertanya:’Ya Rosullullah, saya telah binasa.’ Beliau bertanya:’apa yang menyebabkan kamu binasa?’ Ia menjawab:’semalam saya telah membalik posisi istriku.’akan tetapi beliau tidak menjawab sedikitpun,lalu turun kepada Rosulullah saw ayat.’istri kalian adalah ladang bagi kalian,maka datangilah lading kalian dimana dan kapan saja kalian kehendaki.’(selanjutnya Beliau bersabda:’Datangilah dari depan atau belakang,tetapi jauhilah dubur dan ketika haidh.’”( HR Tarmidzi no.2906)

6.Menuduh istri berzina

“Dan orang orang yang menuduh istri mereka berzina,padahal mereka tidak mempunyai saksi saksi selain diri mereka sendiri,maka kesaksian satu orang dari meeka adalah bersumpah empat kalli dengan nama Allah bahwa sesungguhnya dia adalah termasuk orang orang yang benar(dalam tuduhannya) (7) dan kelima kalinya(ia mengucapkan) bahwa laknat Allah akan menimpa dirinyajika ternyata ia tergolong orang orang yang berdusta.” (QS.An-Nuur (24):6-7)

7.  Memukul dan menjelek-jelekkan istri di hadapan orang lain

Dari mu’awiyah Al-Qusrayiri,ia berkata:”saya pernah datang kepada Rosulullah saw.’ Ia berkata lagi:’saya lalu bertanya:’Ya Rosulullah,apa saja yang engkau perintahkan(untuk kami perbuat)terhadap istri-istri kami?’Beliau bersabda:’…janganlah kalian memukul dan janganlah kalian menjelek-jelekan mereka.’” (HR Abu Dawud no 1832)

Sumber : muslimahcorner.com 

Minggu, 13 September 2015

SAMPAIKAN PADA SUAMIMU!! Inilah 6 Cara Rasulullah Membahagiakan istri!!


Dear Bunda,

Rasulullah adalah teladan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam rumah tangga. Apa sajakah yang Rasulullah lakukan untuk membahagiakan istrinya? Mari kita simak pembahasan beberapa hadits berikut ini:


1. Rasulullah suka berbincang-bincang dengan istrinya di malam hari

Pasangan suami istri yang tidak pernah berbagi cerita, tidak pernah berkomunikasi, tentu saja akan merasakan kekeringan dalam rumah tangga.

“Adalah dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam jika berkumpul bersama Aisyah Radhiallahu anhaa di malam hari maka Rasulullah berbincang-bincang dengan putri Abu Bakar Radhiallahu anhumma” (HR Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa suami yang baik adalah lelaki yang meluangkan waktunya untuk berbicara dengan istri. Berbincang seputar hal yang bermanfaat. Entah perkara dunia atau akhirat. Hadits ini juga mengisyaratkan bahwa rumah tangga yang harmonis terwujud manakala terjadi komunikasi yang baik antar anggota keluarga

2. Rasulullah suka membantu pekerjaan rumah tangga

Para suami yang tiap di rumah hanya bisa mengganti channel televisi, membaca surat kabar, tertidur pulas, dan makan, cobalah membahagiakan istri dengan membantu beberapa pekerjaan rumah tangga yang bisa dilakukan.

“Aisyah binti Abu Bakar Radhiallahu anhumma pernah ditanya oleh salah seorang sahabat. "Apakah yang Nabi lakukan ketika berada di rumah bersama istri-nya?" "Dahulu Nabi biasa membantu pekerjaan rumah keluarganya". tutur Aisyah Radhiallahu anhaa” (HR Bukhari)

3. Rasulullah menyatakan rasa cinta pada istri secara verbal

Jangan biarkan istri menebak-nebak bagaimana sebenarnya perasaan suami terhadapnya, karena sungguh itu sangat menyedihkan. Para istri akan sangat bahagia jika suami mau menyatakan cinta, sekalipun itu hanyalah kebohongan, asal tidak diketahui istri tidak mengapa.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah bertutur: "Aku diberi rizki berupa rasa cinta kepada istriku" (HR Muslim)

Hadits ini memberi anjuran untuk menyatakan cinta kepada istri. Menampakkan dan menyatakan rasa cinta kepada istri adalah di antara cara merekatkan hubungan cinta kasih antar lelaki dan wanita yang diikat dalam bingkai pernikahan

4. Rasulullah tidak pernah membenci istrinya!

Nabi shallahu alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah seorang mukmin benci kepada seorang wanita mukminah (istrinya), jika ia membenci sebuah sikap (akhlak) istrinya maka ia akan ridho dengan sikapnya (akhlaknya) yang lain” (HR Muslim)

Berkata An-Nawawi, “Yang benar adalah Rasulullah shallallahu 'alihi wa sallam melarang, yaitu hendaknya dia tidak membencinya karena jika mendapati sikap (akhlak) yang dibencinya pada istrinya maka ia akan mendapati sikapnya yang lain yang ia ridhai. Misalnya wataknya keras namun ia wanita yang taat beribadah, atau cantik, atau menjaga diri, atau lembut kepadanya, atau (kelebihan-kelebihan) yang lainnya”

5. Rasulullah tidak pernah memukul istrinya

Suami yang ringan tangan, gemar menampar dan memukul istri adalah suami yang tidak mengerti bahwa Islam meninggikan perempuan.

“Aisyah Radhiallahu anhaa pernah bertutur: Suamiku tidak pernah memukul* istrinya meskipun hanya sekali” (HR Nasa'i)

*pukulan yang menciderai atau pukulan di wajah. Adapun apabila seorang istri melakukan pembangkangan kepada suami, maka diperbolehkan memukulnya dengan pukulan yang tidak menyebabkan cedera dan tidak pula mengenai di muka. Allahu a'lam. Sesungguhnya lelaki sejati tidak akan pernah memukul istri semarah apapun yang bersangkutan kepada pasangannya. Memukul istri adalah akhlak pria durjana

6. Rasulullah Menghibur kesedihan istri

Tidak hanya bersenang-senang dengan istri di saat gembira, Rasulullah pun peduli pada istri di kala istrinya menangis dan bersedih.

“Suatu saat Shafiyah safar bersama Rasulullah, saat itu adalah hari gilirannya. Dia ketinggalan (rombongan) karena untanya berjalan lambat,lalu menangis. Maka Rasulullah datang mengusapkan air mata dengan kedua tangannya kemudian berusaha membuat Shafiyah berhenti menangis” (HR Nasa'i)

Pelajaran yang diambil dari hadits ini adalah bahwa menghibur istri adalah kewajiban suami. Berusaha menghilangkan kesedihan dan kesusahan istri adalah sesuatu yang disyariatkan Islam. Suami yang baik tidak akan tahan dan tinggal diam manakala melihat istrinya menangis atau bersedih hati.

Demikianlah beberapa ulasan hadits mengenai cara Rasulullah membahagiakan istrinya, semoga bermanfaat untuk mewujudkan rumah tangga yang penuh cinta kasih.

LIKE DAN SHARE JIKA BERMANFAAT YA...

Senin, 07 September 2015

Adab Adab Suami Ketika Istri sedang Mengandung! Sampaikan pada SUAMI Anda!


Ketika isteri mengandung, suami hendaklah benar-benar bertanggungjawab terhadap isteri kerana perasaan isteri sangat sensitif pada saat itu. Ada suami ketika isteri mengandung melibatkan emosi.


Isteri sangat memerlukan perhatian daripada suami yang disayanginya. Ada beberapa perkara yang perlu suami lakukan terhadap isteri yang sedang mengandung :

  • 1. Suami hendaklah menunjukkan rasa kasih sayang terhadap isteri, sebagai teman hidup yang paling dekat.
  • 2. Hendaklah berlaku jujur dan setia terhadap isteri serta hindari daripada bersikap kejam terhadap isteri.
  • 3. Selesaikan dahulu jika ada perselisihan faham yang berlaku dengan isteri sebelum tidur.
  • 4. Jangan mudah mengeluarkan perkataan talak kepada isteri.

5. Ketika isteri hampir bersalin, suami digalakkan membaca doa berikut, “La ila ha illa anta subha naka inni kun tum minadzolimin”
Maksudnya  : “Tiada Tuhan yang disembah melainkan Engkau Maha Suci. Engkau Ya Allah, sesungguhnya aku termasuk di kalangan orang yang zalim”

  • 6. Suami hedaklah kerap solat sunat atau solat hajat dan mendoakan agar isteri dan anak dalam kandungan selamat. Mengandung akan memberi tekanan terhadap wanita dari segi fisik, ia harus menampung kandungannya, tubuh badannya bekerja lebih kuat. Jantungnya memompa darah 40% lebih daripada keadaan biasa. Buah pinggangnya harus mengendalikan pembuangan kotoran bayinya.

Wanita mengandung juga mengalami perubahan emosi, maka tugas para suamilah untuk menjaga hati para isteri.

Sumber - siraplimau

Selasa, 01 September 2015

Jadi Istri Solehah itu Mudah, Jadi Istri Durhaka Lebih Mudah Lagi!!


JADI wanita sholehah itu mudah. Tapi jadi wanita durhaka akan lebih mudah. Dua kemudahan ini, bisa jadi terasa begitu tipis dalam kehidupan kita sehari-hari. Apa yang membuat seorang wanita jadi durhaka? Ini Dia Ciri-ciri Istri Durhaka


Banyak keluh kesah

Yang selalu merasa tak cukup, apa yang diberi semua tak cukup. Diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dan lainnya. Tak ridha dengan pembelaan dan aturan yang diberikan suami. Hanya ingin memenuhi kehendak nafsu saja, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yang suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yang tak cukup.

Suka mengungkit

Kalau suami melakukan hal yang tak berkenan untuknya, maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. Ia sangat senang membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggung jawab, tak sayang, dan macam-macam. Padahal suaminya sudah memberi perlindungan macam-macam padanya.


Membandingkan-bandingkan suami

Sangat suka membanding-bandingkan suaminya dengan suami atau lelaki lain. Ia tak ridha dengan suaminya sendiri.

Suka memaksa

Bila menginginkan sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dengan berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dan lainnya. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yang dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

Sibuk bersolek

Sibuk bersolek atau tidur atau santai-santai dan lain-lain hingga lalai dengan ibadah-ibadah terhadap Allah SWT, seperti shalat, zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dengan anak-anak, dan lain sebagainya.

Banyak berbicara, menggosip

Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yang suami kerjakan selalu tidak benar di matanya. Dan zaman sekarang ini bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dengan telefon, SMS, internet, BBM dan macam-macam cara yang lain. Naudzubillah

Mudah mana? Menghindarinya lebih mudah kan tentunya?

Senin, 31 Agustus 2015

Hal ini Kesannya Biasa saja Namun Sangat Bernilai bagi Suami Istri!


Inilah Hal-hal Remeh yang Dilakukan Suami Istri, Namun Bernilai Besar di Mata Allah. Yuk sering-sering lakukan!


1.Saling Memandang

Merasa kikuk memandang pasangan hidup? Jangan doong, karena ketika kita melakukannya, Allah akan memandang kita dengan rahmat-Nya.

“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan istrinya memperhatikan suaminya,” kata Nabi Saw. menjelaskan, “maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh rahmat.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.)

2.Bergenggaman tangan

Sebal dipegang suami karena tangannya kasar bahkan kapalan? Hilangkan perasaan tersebut karena bergenggaman tangan bisa menghapus dosa.

"...Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jari-jema-rinya." (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.)

3.Membelai istri

Malas membelai istri karena lebih asyik membelai gadget? Perhatikanlah apa yang dilakukan Rasulullah, beliau senantiasa memberi hak istrinya untuk diperhatikan dan dimanja dengan belaian kasih sayang.

"Rasululloh SAW biasa setiap hari tidak melupakan untuk mengunjungi kami (para istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampirinya dan membelainya, sekalipun tidak mencampurinya, sehingga sampai ke tempat istri yang tiba gilirannya, lalu bermalam di situ." (HR. Abu Dawud)

4.Membantu pekerjaan istri di rumah

Gengsi mencuci piring sendiri? Gengsi membantu istri mengambil cucian? Waduh, mungkin belum tahu kalau membantu pekerjaan rumah istri merupakan sunah Rasulullah.

Al-Aswad bin Yazid bertanya kepada Aisyah, "Apa yang biasa dilakukan Nabi s.a.w. di dalam rumah?" Aisyah menjawab, "Beliau biasa membantu pekerjaan istrinya. Bila tiba waktu shalat, beliau pun keluar untuk mengerjakan shalat". [H.R. Bukhari]

5.Bercanda antar pasutri dan anak

Jangan selalu pasang tampang sangar di depan istri dan anak! Tertawalah bersama mereka, karena hal tersebut tidak dihitung sebagai kesia-siaan.

”Segala sesuatu yang dijadikan permainan oleh anak Adam adalah bathil, kecuali tiga perkara, melepaskan panah dari busurnya, latihan berkuda, dan senda gurau (mula’abah) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir , Silsilah As-Shahihah no. 309)


Minggu, 30 Agustus 2015

Kamu Mau Disayang Suami? Hindari Sifat Sifat Ini Ya wahai para istri!


Agar istri tidak kehilangan rasa cinta dan rasa hormat suaminya, maka seorang istri harus mengetahui dan menjauhi sifat-sifat wanita yang dibenci suami. Di antara sifat-sifat tersebut yang paling menonjol, sebagaimana ditulis Shabah Sa’id dalam bukunya Az-Zaujah Al-Mubdi’ah wa Asrar Al-Jamal, antara lain:


Inilah 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami

1. Istri yang sibuk dengan dirinya sendiri.

Istri seperti ini biasanya menjauhi segala urusan suami, dan lebih mementingkan urusan serta kegemarannya sendiri. Pada dasarnya, istri seperti ini merasa nyaman setiap kali dia bisa menyendiri, serta bisa menjaga segala apa yang dia dengar, dia lihat, dan dia sentuh untuk diri sendiri. Boleh jadi hal ini merupakan akibat adanya penyakit psikis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

2. Istri yang suka mendominasi.

Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga. Dia senantiasa menjalankan sendiri segala urusan keluarga dan urusan rumah dengan tanpa memandang pendapat suami.

Di sini, seorang suami akan merasa bahwa jati dirinya telah hilang, sebab yang bisa dia lakukan untuk kebaikan rumah atau anak-anaknya hanya menyerah saja, atau mengabaikan keberadaan dirinya. Pria semacam ini, jika tidak memisahkan dirinya dari istri seperti itu, bisa jadi dia akan berusaha mencari, atau mendapatkan apa yang dia inginkan selama ini dari wanita lain.

3. Istri yang gemar berdusta.

Salah satu hal yang mesti dimiliki dalam hubungan pernikahan adalah unsur kejujuran dalam segala hal. Ini mengingat, kejujuran merupakan salah satu pilar ketenteraman dan kebahagiaan. Di luar sana terdapat banyak wanita yang gemar berdusta. Mereka menjadikan dusta sebagai hobi atau sebagai dalih karena takut sesuatu. Namun apa pun alasannya, dusta dan tipu daya adalah dua hal yang paling dibenci kaum pria. Meskipun terkadang seorang pria menerima tindakan dusta dari istrinya karena satu atau lain hal, namun penerimaan seorang suami terhadap sifat buruk itu biasanya disertai dengan pandangan meremehkan.

4. Istri yang kejam/galak.

Istri semacam ini adalah istri yang begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini terus-menerus meresahkan suaminya, sebab karakter permusuhannya tersebut. Selain itu, istri seperti ini akan terbiasa mengeluarkan kata-kata pedas, keras, dan kasar kepada tetangga, teman-teman, dan anggota keluarganya. Istri yang kejam, tentunya menimbulkan banyak masalah bagi suaminya, bahkan bagi anak-anaknya pula. Sehingga tertanam dalam jiwa anak-anaknya sikap tidak senang dan akan menjauh dari ibunya.

5. Istri yang menyulitkan.

Wanita semacam ini terbiasa hidup dalam suasana kehidupan yang penuh dengan perilaku buruk, gejolak rumah tangga, senantiasa menciptakan benih-benih perselisihan. Sebab setiap kata yang terlontar dari mulut suaminya yang berisi perintah terhadap hal penting yang mesti dilakukan istrinya, ternyata istrinya malah menepis semua perkataan suaminya dan menolak bertanggungjawab atas hal itu. Sehingga seringkali dia menciptakan kesulitan dan menyulut pertikaian antara dirinya dengan suaminya. Dalam kondisi demikian, sang suami lebih mengutamakan untuk menjauh dari rumah, atau barangkali dia akan tetap di rumah dan ikut-ikutan dengan sifat buruk istrinya.

6. Istri yang pasif.

Istri semacam ini akan membiarkan dan menyerahkan segala urusan kepada suaminya, sehingga suaminya menjalankan seluruh urusan keluarga dan rumah tangga. Peran istri hanya terbatas menjalankan instruksi-instruksi suaminya. Dia senantiasa menyerah dalam segala hal, seakan-akan dia menuntut suaminya agar lebih berkuasa dengan tanpa berusaha menunjukkan perannya atau keberadaannya sedikit pun terhadap suaminya, padalah dia adalah pasangan hidup bagi suaminya.

7. Istri yang keras kepala.

Istri semacam ini adalah istri yang keras kepala dalam segala hal, dan dia terus berlindung di balik sifatnya yang keras kepala itu. Sebab dia mendapatkan kenyamanan pada dirinya ketika dia bersikeras mengikuti pendapatnya, sekalipun itu salah. Di samping itu, melalui cara itulah dia mendapatkan kepuasan diri. Misalnya, andai suaminya menginginkan satu jenis makanan, dia terus-menerus menyiapkan jenis makanan lainnya, sekalipun sebenarnya jenis makanan itu juga tidak disukainya. Wanita semacam ini adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki.

8. Istri yang menggemari rutinitas.

Istri semacam ini adalah sosok yang menganggap bahwa pernikahan adalah akhir dari segala kehidupannya. Sebab segala ambisi dan keinginannya telah dipendam dalam-dalam pasca menikah. Menurutnya, setelah menikah tidak ada lagi keinginan dan ambisi. Dengan begitu, dia beranggapan bahwa hari ini sama dengan hari kemarin, dengan artian, bahwa segala sesuatu dalam kehidupan pernikahan hanya sarat dengan rutinitas yang teratur dan monoton.

Demikianlah 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami, Semoga para muslimah yang telah berkeluarga senantiasa istiqamah dalam membina hubungan yang sakinah mawaddah warahmah hingga akhirnya diberikan keberkahan anak-anak yang shalih shalihah. Amiin


Selasa, 25 Agustus 2015

Hei Para Suami Hindari 3 Hal ini Pada Istrimu!!


Pernikahan merupakan ikatan suci antara 2 insan yang saling mencintai untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Seringkali, pertengkaran terjadi di dalam pernikahan. Suami istri harus saling selalu memahami, memaklumi, dan memaafkan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga sehingga semua masalah bisa diselesaikan dengan baik. Para suami seringkali berpikir bahwa segala pekerjaan rumah memang harus dikerjakan oleh istri karena mereka telah mencari nafkah seharian untuk keluarga mereka. Namun, para suami seharusnya menghindari melakukan 3 hal berikut ini supaya istri selalu bahagia.


1. Membiarkan istri melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak tanpa henti

Suami harus mengingat bahwa ia menikah untuk membina rumah tangga yang sakinah dengan istri dan bukan asisten rumah tangga. Jika memutuskan untuk mengurus rumah tangga dan anak tanpa asisten rumah tangga, suami dan istri sebaiknya berbagi pekerjaan rumah. Suami bisa membantu pekerjaan rumah tangga ketika libur, seperti mengepel lantai, membersihkan kamar mandi. Suami juga diharapkan selalu membantu istri dalam mengurus anak. Ketika istri sibuk melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya, suami bisa menjaga dan bermain bersama anak. Ingat, anak akan tumbuh dan berkembang lebih baik jika ia hubungan yang baik dengn dengan ayah.

Istri membutuhkan pikiran yang sehat dan bahagia untuk tetap mengurus keluarganya dengan ceria. Oleh karena itu, berilah kesempatan bagi istri untuk menghabiskan "Me Time!" tanpa Anda dan tanpa anak-anak. Biarkan ia memiliki jeda sejenak dari segala tetek bengek rumah tangga dan pekerjaan mengurus anak. Biarkan ia bernafas lega untuk sementara waktu supaya lebih rileks. Memang, tiap wanita mempunyai cara berbeda-beda untuk bersenang-senang. Ada yang menikmati pergi ke salon, berkumpul dengan teman-teman di kafe, nonton film di bioskop, dll. Suami juga bisa sesekali mengajak istri berkencan dan menitipkan anak-anak ke kakek-nenek atau saudara. Dengan demikian, kemesraan antar suami istri dapat tetap terjaga.

Ibarat pisau yang perlu diasah, pensil yang perlu diraut, computer yang perlu di refresh, istri pun memerlukan waktu untuk mempertajam kembali kepekaan dan kesegaran dirinya agar bisa kembali fresh mengurus anak dan melakukan pekerjaan rumah tangga. Istri yang bahagia akan mengurus keluarganya dengan lebih baik.

Jika Anda bekerja di suatu perusahaan, anda memiliki hari libur 1 atau 2 hari setiap minggunya bukan? Nah, apa salahnya jika anda memberikan libur kepada istri beberapa jam saja sudah cukup baginya. Bisa dibayangkan, seorang istri yang selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu terus-terusan bekerja tanpa istirahat akan memiliki tingkat stres yang tinggi. Hal ini tentunya akan memberikan efek buruk dalam perkembangan anak.

2. Membandingkan istri dengan wanita lain

Apakah menurut anda istri tidak cantik atau masakannya kurang enak? Semua istri paling tidak bisa terima jika dibandingkan dengan wanita lain, sekalipun dengan selebritis apalagi dibandingkan dengan tetangga sebelah. Apakah anda juga mau dibanding-bandingkan dengan laki-laki lain yang mungkin lebih tampan dan sukses? Oleh karena itu, gunakan cara lain jika ingin menasehati istri, jangan dengan membanding-bandingkan kelemahannya dengan orang lain! Alih-alih mendidiknya, ia akan merasa Anda lebih mengagumi wanita lain tersebut.

Jika Anda pernah melakukan hal ini, jangan pernah melakukannya lagi karena anda hanya akan menyakiti hati istri anda. Nasehatilah ia dengan cara lain, misalnya dengan memberitahunya jika anda akan merasa senang jika ia berdandan di rumah atau memasak menu makanan yang lebih bervariasi. Dengan demikian, ia akan merasa lebih dihargai dan kemudian berusaha melakukan hal yang lebih baik lagi untuk keluarganya.

3. Meremehkan peran istri

Semua manusia tidak akan senang jika diremehkan peran dan tugasnya, apalagi jika Anda meremehkan istri sendiri, jangan heran jika Anda takkan pernah mendapatkan pelayanan terbaik dari istri. Anda sendiri yang telah merendahkannya dengan memandang remeh semua hal yang telah dilakukan untuk keluarganya. Apakah anda pikir tinggal di rumah seharian mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak itu selalu menyenangkan? Apakah semua itu tidak menghabiskan energy yang banyak?

Seharusnya Anda lebih menunjukkan rasa trimakasih anda kepada istri yang telah menjaga dan merawat rumah serta anak-anak Anda. Ia juga telah rela mengandung anak anda selama lebih dari 9 bulan kemudian menyusui dan merawatnya. Ia juga lah yang telah memberikan kebahagiaan dalam berumah-tangga selama ini.

Oleh karena itu, hindari 3 hal tersebut agar rumah tangga berjalan dengan lancar dan suami-istri sama-sama merasa bahagia dalam keluarga yang anda bangun. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda semua. Amin

Selasa, 18 Agustus 2015

Wahai Para Istri Jaga Suamimu dari Godaan Wanita Lain di Sosial Media!


Banyak sekali sosial media yang menawarkan berbagai kemudahan dalam berkomunikasi dengan siapapun dan dimana saja. Kemudahan serta fasilitas lain inilah yang terkadang membuat para suami tergoda untuk berbuat iseng, dari sekedar chatting hingga berlanjut ingin bertatap muka langsung. Lalu, apa yang bisa dilakukan oleh seorang istri untuk mencegah suami berbuat iseng?


1. Buat kesepakatan dengan suami mengenai aktivitas chatting dengan lawan jenis

Anda harus mengatakan secara tegas kepada suami kalau kita tidak melarang mereka ngobrol atau berdiskusi dengan teman perempuannya di sosial media. Ingatkan suami Anda jika si teman perempuan mulai curhat masalah pribadinya, sebaiknya ia segera menghentikan saja hubungan pertemanan di sosial media tersebut. Apalagi jika wanita tersebut curhat tak mengenal waktu sehingga terkadang mengganggu aktivitas kantor bahkan waktu istirahat kita. Katakana pada suami untuk menyarankan wanita itu untuk curhat pada teman perempuannya saja. Berawal dari curhat, akan datang rasa iba, lalu suami kita merasa tertantang untuk menjadi hero bagi perempuan itu. Jika tidak dihentikan, mungkin akan berakhir pada perselingkuhan yang membahayakan pernikahan anda.

2. Berteman dengan suami di sosial media

Jika suami anda tidak mengizinkan anda membuka HP nya, anda harus menggunakan cara lain yang lebih pintar. Ada beberapa istri yang merasa tidak perlu berteman dengan suaminya di sosial media, toh setiap hari juga ketemu di rumah, kalau mau berinteraksi ya langsung ngomong saja. Padahal dengan berteman di sosial media, kita akan tahu aktivitas suami di sosial media, siapa saja temannya yang paling seri dikasih jempol atau komennya, bagaimana tingkat keakraban dia bersama temannya. Apakah ada status dank omen-komen yang kurang pantas dan mencurigakan? Anda bisa langsung memperingatkannya jika hal ini terjadi.

3. Chatting dengan suami di sosial media

Jika suami sedang dinas di luar kota atau sedang di kantor, ajak suami chatting, baik untuk menanyakan keadaannya, ingin dimasakkan apa, atau sekedar mengabarkan keadaan anak-anak dan situasi di rumah. Kirimkan foto-foto atau video anak yang lucu-lucu sehingga suami kita merasa terhibur dan merasa diperhatikan dan tetap dekat dengan keluarganya. Jangan biarkan suami mengisi waktu luangnya ketika dinas di luar kota dengan chatting bersama wanita lain. Bahkan ketika suami sedang di kantor, sapalah dia di saat-saat jam istirahatnya. Bikin suami selalu ingat dan kangen pada anda sehingga ingin segera pulang ke rumah.

4. Kirimkan pesan-pesan nakal pada suami

Untuk tetap menjaga kemesraan seperti saat pacaran dulu, sesekali kirimi suami pesan-pesan yang nakal nan menggoda sehingga suami merasa ingin cepat-cepat pulang ke rumah bertemu dengan istri tercinta. Selain untuk menyegarkan dan menghangatkan hubungan, juga untuk mencegah suami pergi hang out sepulang kerja. Jangan biarkan ia merasa bosan dengan pernikahannya.

5. Tutup peluang selingkuh

Saat anda mendapati suami berkirim pesan mesra dengan wanita lain di sosial medianya, segera katakan pada suami kalau kita tidak suka. Bila si wanita masih terus menggoda, minta dengan tegas pada suami untuk memutuskan pertemanannya dengan perempuan tersebut. Mintalah suami untuk menghapusnya dari daftar teman.

6. Jangan melakukan hal yang sama

Bila kita tidak suka suami berinteraksi mesra dengan perempuan lain di sosial media, maka kita juga jangan coba-coba melakukan hal yang sama. Iseng chatting dengan teman pria lain atau memberikan komentar yang iseng namun menggoda di status teman pria kita. Apalagi jika ada teman pria yang terang-terangan menggoda, segera putuskan pertemanan kalau perlu di-block. Perselingkuhan biasanya dimulai dari keisengan yang kemudian makin berlanjut.

7. Doa

Pada akhirnya doa adalah senjata terbaik kita. Selalu berusaha dan berdoalah pada Allah agar suami kita terhindar dari godaan wanita lain karena sesungguhnya Allah yang menggenggam hati suami kita, mintalah pada-Nya agar menjadikan suami kita suami yang setia, baik dan soleh, yang bisa menjadi imam bagi kita dan anak-anak.

Semoga tips tadi bisa memberikan manfaat dan menjaga pernikahan kita supaya tetap harmonis dan bahagia. Cinta dan komitmen dalam ikatan suci pernikahan itu harus senantiasa dijaga, disiram, dan dipupuk supaya tetap tumbuh subur layaknya pohon yang kuat.


Sabtu, 15 Agustus 2015

Ini 10 Alasan Mengapa Istri Berhak Dibahagiakan dan Suami Wajib Membahagiakan


Seorang Istri tak selalu hanya butuh hal-hal besar yang berkaitan dengan uang atau material, namun banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan oleh para suami dapat membuat mereka para istri berbahagia dengan apa yang dilakukan oleh para suami mereka.

Mari kita tanyakan pada para istri, apakah benar hal-hal ini membuat mereka tersanjung dan merasa dimuliakan oleh suami?


1. Memuji Istri

Ucapkanlah dengan tulus walau hanya sekedar menyanjung dan berkata “masakanmu enak mah” atau “hari ini umi cantik sekali” walaupun ucapan seperti ini tidak setiap hari anda ucapakan, namun percayalah ini akan memotifasi mereka para istri untuk selalu menjadi yang terbaik bagi suami dan kelurga. Kalaupun masakan istri kurang enak, maka kritiklah dengan pujian, “mah masakanmu enak, tapi alangkah lebih enaknya jika besok ditambah garam, gula atau bumbu penyedap”

2. Memeluk istri

Tidak perlu malu, tak perlu gengsi, romantis bukan hanya milik pasangan muda saja. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa “Kekuatan Pelukan” luar biasa dahsyat bagi keutuhan dan keharmonisan keluarga. Disisi lain pelukan akan meningkatkan hormon kebahagiaan dan menekan hormon stress yang pada akhirnya membuat tubuh makin sehat. Punya istri manfaatkanlah, peluk dia, jangan cuma sekedar peluk guling tiap malam.

3. Pegang erat tangannya ketika berjalan

Kelihatannhya sepele, tapi perempuan akan merasa sangat dimuliakan dan dihargai ketika suami mau menggandeng erat istrinya ketika berjalan ditempat umum. Jangan sampai ketika anda (suami) berjalan istrinya masih tertinggal di parkiran.

4. Jangan Mudah Emosi

Stop jadi ngambekan, logikanya harusnya istrilah yang biasanya sering ngambek pada suami, karena seorang wanita lebih perasa dibanding pria. Jadi ketika ada persoalan, janganlah mudah melimpahkan kesalahan pada istri, terutama kaitannya dalam mendidik anak. Sebagai suami semestinya dituntut menjadi lebih dewasa dan tidak mendahulukan emosi, bersikaplah tenang (cool) dan berpikir utk mencari solusi.

5. Ucapkan terima kasih

“Terima Kasih” dua kata sederhana tapi sangat sulit diucapkan. Bener ga? seberapa sering suami mengucapkan terima kasih sudah dilayani dengan baik oleh istri? jangan pikir menjadi seorang istri itu mudah dan bahkan penghargaa berupa ‘ucapan terima kasih” saja tidak pernah anda berikan. Jangan pernah punya pikiran dengan memberikan gaji bulanan, itu berarti kewajiban anda sudah selesai sampai disitu !

6. Memilihkan baju untuknya

“mah baju itu cocok dipakai mamah” , “istriku, kamu akan makin anggun dengan jilbab warna pink itu”, perlu anda ketahui, perempuan itu sering ribet banget kalau milih baju. Tapi jika suami yang memilkihkan, percayalah maka dia akan nyaman ketika memakainya. Selain memilihkan, jangan lupa juga dibelikan

7. Tawarkan bantuan

Ketika anda melihat istri sedang kerepotan atau bekerja cukup berat mengerjakan kerjaan rumah tangga. Janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan pada mereka. jangan sampai ketika istri anda bekerja berat justru anda asyik2 tiduran atau nonton tv. Ga laki banget deh…

8. Minta maaf

Selain terima kasih, ada kata “maaf” yang seringkali sulit diucapkan. Dalam berumah tangga, menyatukan dua pikiran insan manusia tentu sering mengalami kendala dan gesekan. Jangan pernah malu untuk meminta maaf dan saling memaafkan, karena disitulah kunci keutuhan rumah tangga dapat terjaga.Pertengkaran hebat bisa mereda jika salah satu mau sedikit mengalah dan sekedar mengucapkan “Maaf”. kalau udah minta maaf aja tetep ga dimaafkan, ya ke laut aja, bahkan Tuhan aja maha pemaaf kok

9. Ajak istri jalan

Supaya tidak suntuk sesekali ajaklah istri nonton berwisata liburan, atau makan diluar, mau lebih adem dan murah meriah ajak mereka pergi ke pengajian, yang penting ada suasana baru di luar rumah supaya para istri tak melulu dihadapkan pada urusan pekerjaan rumah tangga.

10. Rayakan Ulang Tahunnya

Hanya ingat ulang tahun istri atau ulang tahun pernikahan saja sudah membuat mereka bahagia. Apa lagi anda mau memberikan sedikit surprise dengan membelikan kue ultah atau kado kecil sederhana pada perayaan hari penting mereka. Hal semacam ini akan membuat istri tersanjung dan merasa diperhatikan oleh suami. Sudahkah suami anda merayakan ulang tahun anda ?

Mungkin anda pria sibuk, pagi berangkat kerja, pulang udah capek langsung tidur, begitu terus rutinitas yang anda jalani. Apa sih yang kita cari? apa gunanya punya gaji besar tapi tak ada kebersamaan bersama anak istri? pandai-pandailah mengatur waktu, karena memang waktu adalah uang. Namun satu yang perlu kita tahu,keutuhan dan kebahagiaan keluarga tak akan pernah bisa digantikan/dinilai dari uang.

:: Pertanyaannya sekarang, sudahkah suami anda / atau anda sebagai suami berlaku seperti diatas kepada ISTRI? ::

Salam,
di tulis oleh dr. Wahyu Triasmara (kompasiana)

Berbagi kembali oleh Masnamedia Network
Repost from Fadli Firmansyah Notes 

Senin, 10 Agustus 2015

JANGAN ABAIKAN 3 Rumus ini di dalam Rumah Tangga Anda!


Pernikahan yang berhasil bukanlah bab menemukan pasangan yang ideal dan sempurna. Juga bukan tentang bagaimana bisa selalu rukun tanpa konflik di sepanjang kehidupan berumah tangga.

Perhatikan RUMUS TIGA berikut ini:


PERTAMA, jika anda melihat ada banyak kekurangan pada pasangan anda, ingatlah TIGA hal saja:

  • 1. Bahwa pada diri anda pun ada banyak kekurangan, mungkin saja anda tidak menyadarinya.
  • 2. Jika anda menikah dengan orang lain pun, anda juga akan menemukan banyak kekurangan pada orang lain itu.
  • 3. Tidak ada manusia ideal dan sempurna yang hidup di zaman kita ini.

KEDUA, saat anda mengalami konflik dengan pasangan, kemudian anda merasa kecewa dengannya karena konflik tersebut, maka ingatlah TIGA hal saja:

  • 1. Bahwa sumber konflik pada pasangan suami istri itu selalu melibatkan andil kedua belah pihak. Anda juga punya andil dalam melahirkan konflik tersebut.
  • 2. Jika anda menikah dengan orang lain pun, anda juga akan menemukan konflik dengan orang lain itu.
  • 3. Tidak ada interaksi antara dua orang atau lebih yang tidak melahirkan konflik. Karena konflik adalah konsekuensi logis dari suatu interaksi.

KETIGA, jika anda ingin memperbaiki hubungan dengan pasangan, maka ingatlah TIGA hal saja:

  • 1. Pernikahan yang berhasil adalah tentang bagaimana seorang lelaki biasa saja --yang tidak sempurna-- mencintai seorang perempuan biasa saja --yang tidak sempurna, lalu keduanya bersedia berproses menuju kondisi yang lebih baik secara bersama. Kuncinya ada pada usaha atau proses menuju kondisi yang lebih baik secara bersama.
  • 2. Semua konflik bisa diselesaikan dengan damai dan bahagia, sepanjang anda berdua bersedia menyelesaikan dan mengakhirinya. Yang membuat konflik mudah diselesaikan, hanyalah anda berdua. Yang membuat konflik susah diselesaikan, juga hanya anda berdua. Tidak seorang pun konselor yang bisa menyelesaikan konflik anda berdua.
  • 3. Tidak perlu ideal dan sempurna untuk bahagia. Kita bisa berbahagia di tengah berbagai kekurangan dan kelemahan yang kita miliki. Rasakan kehadiran cinta dan kebahagiaan dalam diri anda berdua. Tanpa harus menunggu diri dan pasangan anda menjadi ideal dan sempurna.

Semoga Bermanfaat..

LIKE dan SHARE yaa



Minggu, 09 Agustus 2015

Aneka Cara Ampuh usir Tikus di Rumah Anda


Masalah tikus merupakan salah satu masalah yang dialami hampir seluruh masyarakat kita, bagi anda yang ingin mencoba cara alami dalam mengusir tikus dari rumah Berikut ini admin kumpulkan dari berbagai sumber untuk pengusir tikus...

1. Peppermint (Daun mint)

Cara yang pertama cukup mudah, dengan membeli beberapa ikat daun mint kemudian diambil sarinya dan larutkan ke dalam air. Setelah larut semprotkan cairan mentol tersebut ke tempat-tempat kesenangan atau yang sering dilalui oleh tikus. Tikus sangat membenci aroma daun mint ini.

Sehingga tikus akan menghindari tempat yang berbau daun tersebut. Atau jika ingin lebih hemat lagi, yakni dengan menanam pohon mint di sekitar rumah. Selain bermanfaat bagi kesehatan, daun mint pun dapat mengusir tikus-tikus yang berusaha masuk ke rumah.


2. Soda Pop (Bom Soda)

Cara yang kedua bukan saja unik tapi lucu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa tikus tidak mampu bersendawa ataupun mengeluarkan gas dari tubuhnya. Untuk itulah cairan ataupun bubuk baking soda dijadikan sebagai salah satu bahan untuk mengusir tikus.

Kita hanya perlu mencampurkan cairan soda ataupun seruk baking soda ke dalam makanan yang disenangi tikus, yakin deh tikus bakal kapok mencuri makanan di rumah kita. Bayangkan saja, ia tidak mampu mengeluarkan gas yang hasil reaksi cairan soda dengan asam di dalam perut. Kembung deh!

3. Saus Cabai, Air dan Deterjen Pakaian

Cara yang ketiga dilakukan untuk yang hobi berburu, yakni dengan mencampurkan saus cabai terpedas dengan deterjen pakaian kemudian dilarutkan ke dalam air di dalam botol spray. Nah, si pemburu tikus rumah harus siap siaga dengan botol spray pedas di sampingnya.
Eehingga ketika muka tikus atau bagian bokong tikus nongol tinggal semprot deh. Catatan penting, hati-hati menggunakan dan menyimpannya karena berbahaya terutama jika terkena mata!

4. Ammonia

Ammonia merupakan zat yang terkandung di dalam urin manusia, nah cairan tersebut pun bisa mengusir para tikus nakal yang bersembunyi di sudut-sudut rumah. Cara dengan menyemprotkan ammonia (jangan terlalu banyak, atau seisi rumah kita bau pesing) ke daerah-daerah yang dihuni atau dilewati tikus.

Ammonia tersebut berfungsi untuk menghilangkan tanda kekuasaan tikus, sehingga tikus akan tersesat dan mencari teritori baru. Disebutkan bahwa tikus menandai daerah kekuasaannya dengan air kencingnya, nah dengan menyemprotkan ammonia yang berbeda maka jejak dan kekuasanya akan hilang.

5. Suara Aneh

berikutnya adalah menggunakan perangkat apapun yang dapat mengeluarkan bebunyian aneh, cara in merupakan yang paling di antara poin-poin sebelumnya. Bisa menggunakan mainan yang masih berfungsi namun sudah tidak terpakai.

Kemudian meletakkannya di tempat-tempat yang selalu didatangi ataupun dilalui oleh tikus. Selain membenci bunyi jangkrik, kucing dan anjing, tikus ini selalu merasa terganggu dengan bunyi-bunyian aneh –yang belum pernah ia dengar sebelumnya.

6. Jangkrik

Carilah jangkrik (Gryllus assimilis) yang biasa digunakan untuk aduan yang dapat mengerik. Letakkan jangkrik di tempat yang biasa dilalui tikus seperti di kamar atau di dapur. Tikus-tikus tidak akan berani menghampiri tempat tersebut karena sifat tikus yang tidak betah dengan keramaian.

7. Kucing

Peliharalah kucing (Felis sp) di rumah, terutama kucing jenis tertentu yang dapat memangsa dan membunuh tikus, niscaya rumah anda aman dari tikus. Kucing merupakan musuh alami bagi tikus.

8. Ular

Ular juga adalah musuh alami dari tikus. Di tempat dimana ada ular, di situ tikus tidak akan dapat hidup. Tetapi tentu cara ini bukan anjuran untuk semua orang. (Ya iyalah masa iya situ harus pelihara ular di rumah hanya demi usir tikus?)

9. Buah Mengkudu

Persiapkan dua atau tiga buah mengkudu (Morinda citrifolia L). Potonglah mengkudu tersebut menjadi beberapa bagian. Letakkan mengkudu tersebut dalam wadah berisi potongan mengkudu di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dari buah mengkudu akan membuat tikus pergi dari rumah.

10. Buah Durian

Persiapkan dua atau tiga buah durian (Durio zibethinus). Potonglah durian menjadi beberapa potong. Bagian yang enak, makanlah isinya. Kemudian, letakkan potongan kulit durian tersebut di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dan kulit yang berduri dari durian akan membuat tikus pergi dari rumah.

11. Minyak Mint

Oleskan minyak yang berasal dari daun mint (Mentha codifolia) pada selembar karton dan letakkan di tempat-tempat yang biasa dilalui oleh tikus. Tikus tidak akan datang lagi ke tempat itu karena tikus tidak suka bau mint.

12. Kapur Barus (Kamper)

Hancurkan secara kasar saja beberapa buah kapur barus (Dryobalanops aromatica) kemudian sebarkan di tempat-tempat yang biasa dilalui tikus. Cara ini cukup efektif dan murah meriah. Tikus pergi, rumah Anda pun wangi.

13. Batang Tanaman Berduri Tajam

Ada beberapa jenis tanaman baik berkayu maupun tidak yang berduri tajam, misalnya pelapah salak dan beberapa jenis batang tanaman hias berduri. Letakkan beberapa potong tanaman khususnya yang berduri sangat tajam di tempat tikus biasa berkeliaran. Tikus akan segan melewati tempat itu karena sakit bila terkena duri tajam.

14. Mewarnai / Mengecat Badan Tikus

Tangkap satu ekor tikus, kemudian lumuri badannya dengan cat kayu/besi berwarna mencolok, lalu lepaskan. Tikus tersebut tidak akan datang lagi demikian pula tikus-tikus lain juga tidak akan datang lagi ke tempat tersebut karena takut.

15. Daun sirsak pengusir tikus yang ajaib.

Cara ini adalah resep turun temurun yang di lakukan oleh masyarakat kalimantan selatan yaitu dengan menebar daun sirsak segar di tempat tempat yang di lalui tikus, alhasil tikus akan pergi terusir dari rumah anda karena tidak tahan dengan bau daun sirsak yang menyengat.
16. Buah Simpalak

Cara Pemakaian : Buah Tinggal Ditaruh Di tempat yang Banyak Terdapat Tikusnya / Tempat yang sering di singahi tikus, nanti tikus akan pergi dengan sendirinya. atau di ujung ujung rumah dibawah lemari dan terutama dekat dapur.

Keefektifan cara-cara membasmi dan mengusir tikus tersebut tentu bergantung pada banyak hal, misalnya konstruksi ruangan dan rumah, kedekatan rumah dengan sumber makanan tikus, faktor alam, jenis tikus, resistensi tikus, dan lain-lain.

Silahkan dicoba salah satu yg menurut anda paling efektif,
Atau anda punya pengalaman cara ampuh lainnya dalam mengusir tikus di rumah? Share di kotak komentar ya..


Sabtu, 01 Agustus 2015

Wahai Para Suami Saat Istri Berkata "Ingin Sendiri", Peluklah Dia...


Bila saja para suami bisa membaca sebaris kata ini….

PELUKLAH ISTERI DISAAT DIA MENANGIS


Bila isterimu menangis dihadapanmu, tak peduli apapun
sebabnya, peluklah dia, biarpun dia menolak, tetap peluklah
dengan erat, Menangis di atas meja selamanya tidak akan
pernah terasa lebih nyaman dan damai selain menangis
dalam pelukkanmu..!!

Bila isteri mengatakan tentang
kesalahanmu,tolong jangan selalu mengatakan dia cerewet,
itu semua karena ia peduli padamu..!!

Bila isteri sedang kesal dan mengabaikanmu, jangan ikut-ikutan tidak peduli, ini adalah
tantangan bagi kalian, saatnya membuang gengsi..!!

Bila isteri tidak mau mendengarkan dan berbalik badan
berjalan meninggalkanmu,
kejarlah dia, Bila kau sungguh mencintainya, apakah kau
tega meninggalkannya sendirian..??

Bila isterimu berkata “kamu pergi saja” aku tidak mau
memperdulikanmu ” jangan
percaya begitu saja, mungkin itu hanya dibibir saja,sedang
hatinya tidaklah demikian, sebenarnya itu adalah saat
dimana dia paling
membutuhkanmu.. !!

Bila isterimu marah, suasana hatinya sedang tidak enak
dan tidak mau makan, jangan
bertanya mau makan apa, dia pasti berkata tidak mau
semuanya. Belikan makanan kesukaannya, tunggu suasana hatinya
membaik dan berikan pada dia, jangan menggunakan
ancaman bahwa
kamu juga tidak mau makan..!!

Hargai isterimu, tidak perlu berpikir terlalu rumit, apa
yang wanita mau selalu sederhana
selamanya..!!

Terkadang, berkompromi bukanlah berarti mengaku kalah,
itu adalah suatu sikap memahami..!!

Memaafkan bukan berarti lemah, melainkan sebuah
kepedulian dan menghargai..

SubhanAllah..

Rabu, 22 Juli 2015

BAGAIMANA Apabila Suami Terpikat Wanita Lain??


Dewi geram. Menjelang dini hari saat ia terbangun, ia mendengar suaminya mengigau. “Sonia… kamu cantik sekali…” kata-kata itu terulang dua kali.

Paginya ia menelepon ke kantor suaminya. Ia bertanya apakah ada wanita bernama Sonia di sana. “Iya, Sonia adalah karyawan baru di kantor ini.”

Kehidupan pernikahan kadang tidak selalu mulus sesuai harapan. Kadang ada aral yang melintang. Diantara aral yang cukup berat adalah jika suami terpikat wanita lain. Seperti yang dialami Dewi. Bagaimana menghadapinya:


Tabayun

Hal pertama yang perlu Anda lakukan jika suami terindikasi terpikat wanita lain adalah tabayun, cek dan recek. Konfirmasi. Jangan sampai Anda salah mengambil kesimpulan, langsung memvonis dan mengambil langkah salah yang justru membawa kemudharatan bagi pernikahan dan keluarga.

Jika Anda yakin bahwa suami Anda adalah lelaki setia, tidak ada bukti ia terpikat dan menjalin hubungan dengan wanita tersebut, maka singkirkan dugaan itu. Bisa jadi ia sekedar tertarik dengannya, dan Anda bisa mengambil langkah preventif untuk mencegah hal yang lebih jauh.

Jika Anda ragu kepada suami dan ada dugaan kuat ia terpikat, Anda bisa bertanya langsung kepadanya, dengan cara sehalus mungkin tentunya.

Ingatkan suami

Ingatkan suami bahwa tujuan menikah adalah membentuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Ingatkan agar suami menjaga pandangan (ghadhul bashar). Mengingatkan tidak harus langsung secara lisan, Anda bisa mengutip nasehat ulama kemudian Anda kirimkan kepada suami melalui SMS, WA atau BBM dengan menyertakan isyarat cinta Anda kepadanya.

Bisa pula Anda membelikan buku tentang menjaga pandangan dan sejenisnya. Atau mengajak suami mengikuti taklim yang membahas tentang keluarga sakinah.

Sebagaimana hadits Nabi, pandangan adalah salah satu panah iblis. Melalui pandangan seseorang tongsis.co bisa tertarik kepada lawan jenisnya. Jika pandangan dijaga, insya Allah salah satu pintu awal telah tertutup.

Tutup peluang

Jika suami terindikasi terpikat dengan wanita lain, tutuplah peluang suami berduaan atau menjalin hubungan dengannya. Anda bisa memintanya untuk segera pulang setelah pekerjaan selesai dan sebagainya. Jika suatu saat Anda mengetahui mereka akan melakukan perjalanan bersama (berdua), Anda bisa meminta suami menolaknya, meskipun itu adalah urusan pekerjaan. Minimal, mereka harus ditemani oleh orang lain.

Yang perlu menjadi catatan, Anda perlu melakukannya dengan elegan. Dan jangan sampai justru mengekang suami yang membuatnya berontak.

Perhatian dan komunikasi

Banyak masalah yang timbul akibat kurangnya komunikasi. Tidak jarang pula masalah pernikahan terjadi karena suami istri merasa saling tidak mendapat perhatian. Suami pergi pagi pulang malam. Istri juga sibuk sehingga jarang bertemu di rumah. Saat bertemu sudah sama-sama lelah. Tak ada waktu bicara dan santai bersama. Sedangkan di luar rumah, suami mendapatkan perhatian dari wanita lain. Nah, hal-hal seperti ini yang membuat ia bisa terpikat.

Ketika seorang istri menyadari hal ini, ia perlu membangun komunikasi yang baik dengan suaminya. Perhatian dan komunikasi yang baik akan membuat suami lebih tahan terhadap “godaan” dari wanita lain.

Tampil lebih baik

Seringkali setelah menikah, wanita tidak lagi memperhatikan penampilannya. Ia tak lagi berhias, malah berhiasnya ketika keluar rumah. Hal ini perlu diperbaiki. Cobalah tampil lebih baik di hadapan suami. Buatlah variasi agar ia semakin cinta kepada Anda. Jangan berikan kesempatan “me-nomor dua-kan” Anda dari wanita lain.
Doa

Doa adalah senjata orang beriman. Upaya apapun yang Anda lakukan, sesungguhnya yang menggenggam hati suami Anda adalah Allah. Maka berdoalah kepada Allah agar ia menjadi suami yang setia, suami yang baik, suami yang shalih, dan dapat menjadi imam bagi Anda dan anak-anak.

Manfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa; setelah shalat fardhu, sepertiga malam yang terakhir, saat berbuka puasa, dan sebagainya.

Via : Keluargacinta.com 

Semoga Bermanfaat

Selasa, 21 Juli 2015

Rahasia Mengelola Keuangan dari Rasulullah SAW


Dengan langkah gontai, laki-laki itu datang menghadap Rasulullah. Ia sedang didera problem finansial; tak bisa memberikan nafkah kepada keluarganya. Bahkan hari itu ia tidak memiliki uang sepeserpun.

Dengan penuh kasih, Rasulullah mendengarkan keluhan orang itu. Lantas beliau bertanya apakah ia punya sesuatu untuk dijual. “Saya punya kain untuk selimut dan cangkir untuk minum ya Rasulullah,” jawab laki-laki itu.

Rasulullah pun kemudian melelang dua barang itu. “Saya mau membelinya satu dirham ya Rasulullah,” kata salah seorang sahabat.
“Adakah yang mau membelinya dua atau tiga dirham?” Inilah lelang pertama dalam Islam. Dan lelang itu dimenangkan oleh seorang sahabat lainnya.
“Saya mau membelinya dua dirham”


Rasulullah memberikan hasil lelang itu kepada laki-laki tersebut. “Yang satu dirham engkau belikan makanan untuk keluargamu, yang satu dirham kau belikan kapak. Lalu kembalilah ke sini.”

Setelah membelikan makanan untuk keluarganya, laki-laki itu datang kembali kepada Rasulullah dengan sebilah kapak di tangannya. “Nah, sekarang carilah kayu bakar dengan kapak itu…” demikian kira-kira nasehat Rasulullah. Hingga beberapa hari kemudian, laki-laki itu kembali menghadap Rasulullah dan melaporkan bahwa ia telah mendapatkan 10 dirham dari usahanya. Ia tak lagi kekurangan uang untuk menafkahi keluarganya.

Salman Al Farisi punya rumus 1-1-1. Bermodalkan uang 1 dirham, ia membuat anyaman dan dijualnya 3 dirham. 1 dirham ia gunakan untuk keperluan keluarganya, 1 dirham ia sedekahkan, dan 1 dirham ia gunakan kembali sebagai modal. Sepertinya sederhana, namun dengan cara itu sahabat ini bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dan bisa sedekah setiap hari. Penting dicatat, sedekah setiap hari.

Nasehat Rasulullah yang dijalankan oleh laki-laki di atas dan juga amalan Salman Al Farisi memberikan petunjuk kepada kita cara dasar mengelola keuangan. Yakni, bagilah penghasilan kita menjadi tiga bagian; satu untuk keperluan konsumtif, satu untuk modal dan satu untuk sedekah. Pembagian ini tidak harus sama persis seperti yang dilakukan Salman Al Farisi.

KEPERLUAN KONSUMTIF

Untuk soal ini, rasanya tidak perlu diperintahkan pun orang pasti melakukannya. Bahkan banyak orang yang menghabiskan hampir seluruh penghasilannya untuk keperluan konsumtif. Tidak sedikit yang malah terjebak pada masalah finansial karena terlalu menuruti keinginan konsumtif hingga penghasilannya tak tersisa, bahkan akhirnya minus.

Yang perlu menjadi catatan, bagi seorang suami, membelanjakan penghasilan untuk keperluan konsumtif artinya adalah memberikan nafkah kepada keluarganya. Jangan sampai seperti sebagian laki-laki yang menghabiskan banyak uang untuk rokok dan ke warung, sementara makanan untuk anak dan istrinya terabaikan.

MODAL

Sisihkanlah penghasilan atau uang Anda untuk modal. Bahkan, kalaupun Anda adalah seorang karyawan atau pegawai. Sisihkanlah setiap bulan gaji Anda untuk menjadi modal atau membeli aset. Menurut Robert T. Kyosaki, inilah yang membedakan orang-orang kaya dengan orang-orang kelas menengah dan orang miskin. Orang kaya membeli aset, orang kelas menengah dan orang miskin menghabiskan uangnya untuk keperluan konsumtif. Dan seringkali orang kelas menengah menyangka telah membeli aset, padahal mereka membeli barang konsumtif; liabilitas.

Aset adalah modal atau barang yang menghasilkan pemasukan, sedangkan liabilitas adalah barang yang justru mendatangkan pengeluaran. Barangnya bisa jadi sama, tetapi yang satu aset, yang satu liabilitas. Misalnya orang yang membeli mobil dan direntalkan. Hasil rental lebih besar dari cicilan. Ini aset. Tetapi kalau seseorang membeli mobil untuk gengsi-gengsian, ia terbebani dengan cicilan, biaya perawatan dan lain-lain, ini justru menjadi liabilitas. Robert T Kiyosaki menemukan, mengapa orang-orang kelas menengah sulit menjadi orang kaya, karena berapapun gaji atau penghasilan mereka, mereka menghabiskan gaji itu dengan memperbesar cicilan. Berbeda dengan orang yang membeli aset atau modal yang semakin lama semakin banyak menambah kekayaan mereka.

Jangan dianggap bahwa aset atau modal itu hanya yang terlihat, tangible. Ada pula yang tak terlihat,intangible. Contohnya ilmu dan skill. Jika Anda adalah tipe profesional, meningkatkan kompetensi dan skill adalah bagian dari modal, bagian dari aset. Dengan kompetensi yang makin handal, nilai Anda meningkat. Penghasilan juga meningkat.

SEDEKAH

Jangan lupa sisihkan penghasilan Anda untuk sedekah. Mengapa? Sebab ia adalah bekal untuk kehidupan yang hakiki di akhirat nanti. Baik sedekah wajib berupa zakat maupun sedekah sunnah.

Apa yang dilakukan Salman Al Farisi adalah amal yang luar biasa. Ia bersedekah senilai apa yang menjadi keperluan konsumtif keluarganya. Jadi kita kita punya gaji atau penghasilan tiga juta, lalu kebutuhan konsumtif keluarga kita satu juta, kita baru bisa menandingi Salman Al Farisi jika bersedekah satu juta pula. Namun karena ada hadits Rasulullah yang menyebutkan bahwa sedekah satu bukit tidak dapat menyamai sedekah satu mud para sahabat, kita tak pernah mampu menandingi sedekah Salman Al Farisi.

Harta sejati kita yang bermanfaat di akhirat nanti adalah apa yang kita sedekahkan. Lalu mengapa kita membagi penghasilan kita menjadi tiga bagian; konsumsi, modal dan sedekah? Mengapa tidak semuanya disedekahkan? Sebab konsumsi dan modal sesungguhnya juga pendukung sedekah kita. Jika keperluan konsumsi kita terpenuhi, maka fisik kita relatif lebih sehat. Dengan fisik yang sehat, kita bisa beribadah dan bekerja yang sebagian hasilnya untuk sedekah. Mengapa perlu mengalokasikan untuk modal/aset? Karena ia akan semakin memperbesar pemasukan kita dan dengannya kita menjadi lebih mudah untuk bersedekah dalam jumlah lebih besar dan juga lebih banyak beramal.

Sumber : Keluargabahagia.info

Semoga Bermanfaat

Minggu, 12 Juli 2015

Andai Aku Tidak Menikah Dengannya


Saat menikah, wanita memiliki harapan bahwa pernikahannya akan menjadi surga dunia, penuh kebahagiaan dan keindahan, rumahku surgaku. Namun terkadang kenyataan tak seindah harapan. Ternyata sifat suaminya tak sebaik yang diperkirakan. Atau seiring berjalannya waktu, sikap sang suami kepada sang istri menjadi semakin buruk. Keras, kasar, egois, pemarah, tidak romantis, tidak bertanggungjawab, suka memukul, tidak punya waktu untuk istri, dan sifat-sifat buruk lain. Maka akhirnya bisa terbetik penyesalan mengapa dulu mau menikah dengannya, dan berkata dalam hati: “ANDAI AKU DAHULU TIDAK MENIKAH DENGANNYA”.


Begitu juga sebaliknya bisa terjadi pada sang suami. Setelah sekian lama menikah, dan ternyata sikap sang istri tidak sebaik yg diharapkan, atau sikap istri berubah menjadi buruk seiring berjalannya waktu, bisa terbetik penyesalan mengapa dulu mau menikah dengannya, dan berkata dalam hati: “ANDAI AKU DAHULU TIDAK MENIKAH DENGANNYA”.

Maka saat menikah hendaknya benar-benar selektif dalam memilih calon pendamping hidup, carilah yang benar-benar baik akhlak dan agamanya. Dan mintalah pertimbangan kepada orang-orang bijak, orang-orang yg paham agama, bertakwa, serta terpercaya (ustadz, orang tua, tokoh agama setempat, dll) mengenai sang calon tersebut, agar didapatkan kesimpulan yang obyektif, bukan hanya subyektif, dan bisa jadi mereka mengetahui apa yang tidak kita ketahui.

===============================
Sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik sikapnya kepada istrinya

Berikut ini artikel ringkasan ceramah dari Ustadz Syafiq Basalamah, doktor lulusan Universitas Islam madinah, saudi arabia, terutama nasehat untuk para suami agar bersikap baik kepada para istri, sebagaimana yg dilakukan rasulullah kepada para istrinya:

Pernikahan adalah suatu perjanjian yang besar, suatu pertanggungjawaban yang berat bagi seorang laki-laki, yang mana dia mengambil seorang wanita dari kedua orangtuanya untuk hidup bersamanya dalam sebuah bahtera yang bernama rumah tangga yang dipimpin olehnya.

Istri adalah suatu amanat bagi suami. Suami karena menjadi qowwam (pemimpin) bagi wanita.

Pemimpin (qowwam) ini harus memenuhi 3 fungsi, yaitu:

1) – Mengarahkan istrinya;
2) – Mengayomi istrinya;
3) – Melindungi istrinya.

Suatu penikahan yang merupakan suatu ibadah itu kuat sekali digoda oleh syaitan agar rumah tangganya karam. Oleh karena itu, sangat-sangat penting bagi seorang suami untuk memahami tabiat wanita. Karena wanita itu bukan diciptakan dari baja yang bisa meleleh, bukan pula dari batu yang bisa hancur berkeping-keping jadi kerikil, tetapi wanita diciptakan dari tulang rusuk yang paling bengkok, yang jika diubah akan patah, namun jika tidak diubah akan tetap bengkok, oleh karena itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam-pun tidak menyuruh lelaki untuk mengubahnya,

Namun Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berwasiat: “Jagalah wanita-wanita itu..! Pelan-pelan dan berlemahlembutlah pada wanita! Sehingga setelah memahami tabiatnya, kemudian memperlakukannya dengan ma’ruf, dengan sebaik-baiknya, seperti firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” [QS. An-Nisaa (4): 19]

Pada saat seorang suami mendapati hal yang tidak disukainya dari seorang istri, maka harus bersabar, dan berpikir baik-baik tentang firman Allah yang menyatakan, bahwa boleh jadi dalam keburukan istri kita itu terdapat kebaikan-kebaikan lainnya yang banyak. Jangan sampai keburukan akhlak dari suami menyampaikan sang istri pada satu situasi dimana ia sangat menyesal dan berkata: “Andai aku tak menikah dengannya..”.

Padahal suatu pengandaian itu hanya akan membuka pintu syaithan.

Tabiat-tabiat Wanita diantaranya adalah:

1) – Pencemburu.

Baik kepada ibu sang suami, saudara/saudari sang suami, wanita-wanita lain, dll.

2) – Perasa.

Perasaannya melebihi akalnya sehingga kadang-kadang mudah marah.

3) – Suka Perhiasan.
4) – Istri membutuhkan pujian/sanjungan dari suami.

Hargai pendapatnya, jangan egois.

5) – Sempatkan waktu untuk bermain-main dengan istri.

Suami berhias atau bersolek untuk istri.

6) – Memberi istri hadiah.
7) – Main tarik ulur.

Bersabar, jangan tergesa-gesa!

Setelah istri menunaikan kewajiban, penuhilah hak-haknya, karena kalau tidak, dia akan mencari haknya di tempat lain.

Istri itu seperti wadah yang akan kekeringan, jika tidak terus diisi air. Karena, jika ia kekeringan, ia akan mencari di tempat lain yang bisa menghapus dahaganya. Ia akan mencari tempat curhat lain selain suami.

Firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya diantara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kau terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. At-Taghabun (64): 14]

Merupakan nasihat bagi suami, apabila ada masalah dengan istri, maka:

1) – Maafkan dia (tidak memberikan sanksi atas kesalahan);
2) – Tidak menjelek-jelekkan dengan perkataan;
3) – Lupakan dan buka lembaran baru;
4) – Seorang wanita menikah untuk mendapatkan kebahagiaan, sakinah, ketenangan, bukan hanya kebutuhan biologis, bukan pula hanya uang.

Hidup ini sangat singkat, jangan sampai di akhirat datang dengan keadaan tulang rusuk yang terjatuh.

Wasiat untuk suami dan istri:

“Jadilah manusia terbaik! Dimana manusia yang terbaik adalah yang terbaik kepada istri dan keluarganya..”

Wasiat untuk istri:

“Jadilah wanita yang terbaik! Yang bila dipandang menyenangkan dan bila ditinggalkan menjaga kehormatan dan harta suami. Suami adalah Surga dan Neraka kita..”

Syarat kriteria seorang lelaki yang baik untuk dipilih ~menurut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam~ untuk menjadi suami ada 2, yaitu: Agamanya dan Akhlaqnya. Tidak hanya salah satunya, namun harus keduanya.

| Wallahu’alam.
| Semoga yang sederhana ini bermanfaat untukku dan untukmu (saudara-saudara ku seiman)..

| Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.

via Abu Layla Supry

Rabu, 08 Juli 2015

Sebuah Pesan Bagi Suami Istri yang telah Menikah Lebih dari 5 Tahun


ini bukanlah khotbah atau ceramah rumah tangga, hanya sebuah pesan untuk pasutri yang telah menikah lebih dari 5 tahun. Semoga bermanfaat.

Sama seperti sekolah atau perkuliahan yang selalu ada evaluasi belajar tahap akhir berupa lembar pertanyaan, maka ada berbagai pertanyaan soal yang harus dijawab, untukmu duhai pasangan yang telah mengikat akad suci lebih dari lima tahun lamanya... untuk mengevaluasi pernikahan yang telah berjalan.


1.Soal yang pertama, sejauh mana rumah tanggamu mendekatkan dirimu kepada Allah?

Bukankah sia-sia merajut cinta dalam bingkai pernikahan jika tak semakin membuatmu dekat pada Sang Pemilik Cinta? Selama lima tahun lebih ini, adakah hatimu semakin mendekat pada sang Rabbi? Adakah kau membuat pasangan hidupmu makin mencintai Allah, atau justru semakin mengabaikan-Nya?

2.Soal kedua, bisakah engkau pastikan kehalalan makanan dan segala barang yang dipergunakan keluargamu?

Apakah makanan yang pasangan hidup dan anak-anakmu makan berasal dari pendapatan yang halal? Dengan bahan buatan yang halal pula? Ataukah kau tak mempedulilan halal atau haram yang mengisi perut dan rumahmu semenjak berumah tangga?

3.Soal ketiga, masihkah pasangan hidupmu menjadi satu-satunya yang terbaik di hatimu?

Atau, mungkinkah kesetiaan sudah tak lagi kau kenali atau kau anggap sesuatu yang berarti dalam menjalankan rumah tanggamu? Saat badannya sudah mekar, perutnya bergelayutan di pinggang, wajahnya melebar, engkau tak lagi memiliki ketertarikan hati untuk mencintai dan setia padanya, padahal... engkaulah salah satu penyebab perubahan bentuk badannya itu.

Atau, adakah wanita dan pria lain menawan hatimu, dan perasaan menyesal membuatmu selalu merutuki pasangan hidupmu dari hari ke hari, padahal ia adalah seseorang yang telah engkau pilih untuk bersanding denganmu secara sadar?

Atau, jangan-jangan... rasa hambar sudah menjadi kabut tebal dalam ruang kamar dan tidak ada lagi cinta tersisa untuk sekadar bertanya kabar, memberi pesan cinta, maupun berfoto selfie mesra dengan pasangan hidupmu? Engkau lebih menyenangi berjalan-jalan dengan rekan kerja di kantor atau sahabat lama daripada dengan kekasihmu itu?

4.Soal keempat, sudahkah engkau mempersiapkan keturunan yang kuat secara keimanan, karakter, maupun finansial?

Sudahkah engkau tanamkan dalam-dalam kecintaan pada Allah, Rasul, dan Islam dalam diri buah hatimu, atau sekadar engkau tanamkan makanan 4 sehat 5 sempurna di tubuhnya?

Sudahkah memberi waktu berkualitas untuk si kecil atau hanya waktu sisa kelelahan bekerja yang kau hadirkan untuknya? Sudahkah mempersiapkan karakter mandiri untuk putra-putri atau hanya sekadar mengajarkan mereka rajin berbelanja di warung sebelah rumah?

khususnya untukmu yang telah 5 tahun lebih arungi bahtera rumah tangga, ada banyak pesan dan pertanyaan yang rasanya ingin terlontarkan untuk saling mengingatkan, betapa rumah tangga hanyalah batu loncatan di dunia ini, bukan tujuan! Maka, jangan sampai kita melupakan tujuan kehidupan yang sebenarnya...

Semoga rumah tangga kita mampu mengantarkan kita menjadi pribadi yang semakin baik dan mendekat pada Allah dari hari ke hari...

Sumber : Ummi-Online

Senin, 06 Juli 2015

TERNYATA Ini Semua Bukanlah Kewajiban Istri


Di subuh yang dingin, kudapati mommy sudah sibuk memasak untuk keluarga..
“Mom masak apa? Bisa ku bantu?”
“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan ayah.” Sahutnya.

“Alhamdulillah.. mantap pasti.. mari ku bantu. Eh mom.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut mommy..
“Ya tidak kenapa-kenapa sih mom.. hanya cerita aja… hehehe.”
“Jangan dipikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain-lain itu KEWAJIBAN WANITA lho…”

“HAH.? Maksudnya mom..?” (Kaget..)
“Itu semua adalah KEWAJIBAN LELAKI.”
“Tapi bukankah Mommy setiap hari melakukannya?”
“KEWAJIBAN ISTRI adalah TAAT pada SUAMI.
Karena Ayah itu TIDAK MUNGKIN bisa mengurusi rumah, maka Mommy bantu mengurusi semuanya.


Sebagai wujud CINTA dan juga wujud istri yang mencari RIDHO SUAMINYA.”
Aku makin bingung mom.
“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?” tanya Mommy..

“Iya tentu aja, mom..”
“Menurutmu PENGERTIAN NAFKAH itu yang seperti apa?
Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami.”

“Waaaaah.. sampai segitunya mom..? Lalu jika itu semua kewajiban suami, kenapa mommy tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Ayah sekalipun?”

“Karena mommy juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya.
Mommy juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana.
Karena mommy mencintai Ayahmu, mana mungkin mommy  TEGA menyuruh ayahmu yang sibuk dengan pekerjaannya untuk melakukan tugas itu semua?

Jika ayahmu ber-‘punya’ mungkin pembantu bisa jadi solusi.
Tapi jika belum ada, ini adalah LADANG PAHALA untuk mommy.”
Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangannya lebam karena menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar diomeli istrinya? Umar diam saja karena TAHU BETUL.
Wanita tercintanya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu BUKANLAH tugas istri.
TAPI karena PATUH dan TAATNYA WANITA, semua Ridha dikerjakannya”.
“Iya mom…”
“Jadi laki-laki selama ini salah sangka ya mom? Seharusnya setiap lelaki berterimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh, terus kenapa mommy tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban mommy?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut HAK kita. Atau menuntut KEWAJIBAN suami kita.

Tapi banyak hal lain.

~ MENURUNKAN EGO.
~ MENJAGA KEHARMONISAN.
~ MENGALAH.
~ KERJA SAMA.
~ KASIH SAYANG.
~ CINTA dan PERSAHABATAN.

Menikah itu perlombaan untuk berusaha MEM-BAIK-KAN satu sama lain.
Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya.
Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya.

Toh IMPIANNYA rumah tangga sampai SURGA.”
“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tahu hal ini dan dia malas ngapa-ngapain mom?”

“WANITA BERAGAMA tentu tau bahwa ia harus mencari KERIDHOAN SUAMINYA. Sehingga tidak mungkin setega itu.
Sedang LELAKI BERAGAMA tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu.

Sehingga tidak ada cara lain selain LEBIH MENCINTAINYA.”
“Hening…”
(fauziya/muslimahzone)

Semoga Bermanfaat.

Minggu, 05 Juli 2015

BENARKAH WANITA YANG BAIK UNTUK LAKI-LAKI YANG BAIK?? TIDAK JUGA!!


Tulisan ini berawal dari sebuah pertanyaan dari seorang teman, apakah benar laki-laki yang baik akan mendapatkan pasangan yang baik juga? Sebagaimana Al-Quran telah menyebutkan hal itu dalam surat An-Nur ayat 26:

Wanita-wanita yang keji untuk para pria yang keji, dan pria yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji, dan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik….


Yang baik untuk yang baik pula??

Yang jadi pertanyaan besar adalah seolah ayat ini bertentangan dengan kenyataan yang bisa kita lihat dalam jejak rekam sejarah. Misalnya kita tahu bahwa Fir’aun yang menjadi musuh Nabi Musa as adalah manusia yang paling jahat di muka bumi pada masa itu, Al-Quran sendiri dalam banyak ayat mengabadikan bagaimana sombongnya Fir’aun, kezhalimannya sangat diluar batas, dia juga tidak segan mengaku sebagai Tuhan dan memerintahkan manusia untuk menyembahnya.

Semua anak laki-laki dia bunuh karena ada ramalan yang menyebutkan kelak akan datang seorang anak laki-laki yang menjadi musuh utama dan yang akan menghancurkannya. Tapi di sisi lain, Al-Quran juga merekam sifat-sifat mulia dari istri Fir’aun, yaitu ‘Asyiyyah. Beliau adalah seorang istri shalihah. Coba kita perhatikan Al-Quran surat At-Tahrim ayat 11:C

Dan Allah membuat istri Fir’aun menjadi perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, waktu dia berkata: Wahai Tuhanku, dirikanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga firdaus & selamatkan aku dari Fir’aun dan juga perbuatannya, dan selamatkan aku dari kaum-kaum yang zhalim.

Fir’aun yang zhalim beristrikan Asyiyyah yang shalihah. Apakah ini tidak bertentangan? Kita juga tahu dalam kisah Nabi Luth as dijelaskan bahwa Beliau adalah seorang Nabi yang mulia, tak berhenti berdakwah untuk mengajarkan tauhid pada kaumnya. Tapi bagaimana dengan istri Nabi Luth sendiri? Dia termasuk istri yang tidak baik dan akhirnya termasuk diantara umat Nabi Luth as yang mendapatkan adzab-Nya. Apakah ini tidak bertentangan dengan surat An-Nur ayat 26 diatas?

Dalam Al-Quran juga terdapat kisah Nabi Nuh as yang dikenal umat Islam termasuk dalam ulul azmi, yaitu Nabi yang sangat sabar menghadapi umatnya. Perjuangan Nabi Nuh diceritakan Allah dalam surat yang diberi nama dengan nama Beliau sendiri, yaitu surat Nuh.

Bagaimana dengan istri Nabi Nuh sendiri? Istri Nabi Nuh bukan hanya tidak menghormati dan menghargai suami, tapi juga menolak ajaran tauhid yang dibawa suaminya sendiri, bersama anaknya yang bernama Kan’an mereka tenggelam dalam air bah yang menjadi adzab Allah bagi kaum Nabi Nuh as. Mereka tidak ikut bersama orang-orang yang selamat naik dalam bahtera Nabi Nuh. Nabi Nuh dan istrinya merupakan pasangan yang shalih dan tidak shalihah. Jika pria yang baik untuk wanita yang baik saja, bukankah itu seperti bertentangan?

Allah menjadikan istri Nuh dan istri Luth sebagai contoh bagi orang-orang yang kafir. Keduanya berada di dalam pengawasan dua orang hamba yang shalih di antara hamba-hamba Kami, kemudian kedua istri itu berkhianat kepada suami meraka, maka para suaminya tidak bisa menolong mereka sedikitpun dari adzab Allah, dan dikatakan (pada keduanya): Masuklah ke dalam neraka jahannam bersama orang-orang yang masuk ke dalam (neraka jahannam).

► Kadang orang baik dapat pasangan yang buruk

Jika laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik, kenapa Al-Quran menyebutkan bahwa kelak diakhirat ada istri-istri orang yang beriman yang menjadi musuh?, mereka menghujat suaminya dan hendak menjerumuskannya kedalam Neraka. Ini berarti ada laki-laki beriman yang mempunyai istri yang buruk. Coba perhatikan Al-Quran surat At-Taghabun ayat 14.

Hai orang-orang beriman, sungguh diantara para istri dan anak-anakmu ada yang jadi musuhmu, maka berhati-hatilah terhadap mereka dan apabila kamu memaafkan, tidak memarahi serta mengampuni mereka maka sungguh Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Masih belum cukup? Perhatikan orang-orang disekeliling Anda. Apakah Anda menemukan pasangan seperti ini? Kadang ada laki-laki yang baik dan sholeh tapi istrinya tidak taat suami, atau sebaliknya seorang istri yang setia dan shalihah tapi sang suami sangat buruk akhlaknya.

Jadi bagaimana dengan surat An-Nur ayat 26 tersebut? Jika difahami secara harfiah tentu kita akan memahaminya sebagaimana adanya. Tapi sebenarnya jika kita lihat asbabun nuzul (sebab turun) ayat tersebut, kita akan faham bahwa yang dimaksud laki-laki baik dan wanita baik dalam ayat tersebut adalah Rasulullah dan ‘Aisyah, jelas ini merupakan pasangan serasi, suami yang baik dengan istri yang baik. Lihat Tafsir Al-Quran Al-‘Azhim karya Imam Ibn Katsir dalam menafsiri ayat ini.

Al-Quran surat An-Nur ayat 26 ini diturunkan untuk menunjukkan kesucian Sayyidah ‘Aisyah dan Shafwan bin al-Mu’attal dari semua tuduhan yang ditujukan kepada mereka kala itu. Ceritanya dalam sebuah perjalanan sepulangnya dari penaklukan Bani Musthaliq, Tanpa sengaja Sayyidah ‘Aisyah terpisah dari rombongan karena mencari kalungnya yang hilang dan kemudian bertemu dengan Shafwan diantarkan pulang oleh Shafwan juga yang sama-sama tertinggal dari rombongan karena sudah menyelesaikan urusannya terlebih dahulu.

Akhirnya Sayyidah ‘Aisyah pulang dikawal oleh Shafwan dengan naik untanya masing-masing hingga sampai ke Madinah. Golongan Yahudi dan orang-orang munafik melihat peristiwa ini sebagai kesempatan untuk menghembuskan fitnah perselingkuhan.

Saat itu kaum muslimin pun ada yang pro dan yang kontra menanggapi isu tersebut. Sikap Nabi juga jadi berubah terhadap ‘Aisyah, beliau menyuruh kepada ‘Aisyah untuk segera bertaubat atas apa yang telah terjadi. Namun Sayyidah ‘Aisyah tentu tidak mau bertaubat karena merasa tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kaum munafik kepadanya, ‘Aisyah hanya menangis dan berdo’a agar Allah menunjukkan fakta yang sebenarnya. Allah menjawab do’a Aisyah dengan menurunkan surat An-Nur ayat 26 ini.

Abdurrahman bin Zaid bin Aslam menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan ayat ini adalah wanita yang jahat hanya pantas berdampingan bagi laki-laki yang jahat pula dan begitupun sebaliknya. demikian pula dengan wanita yang baik hanya pantas berdampingan dengan laki-laki yang baik pula dan begitupun sebaliknya. Bukan berarti laki-laki yang baik PASTI akan mendapatkan wanita yang baik atau sebaliknya.

Ayat ini justru merupakan anjuran bagi setiap muslim untuk berhati-hati dalam memilih pasangannya agar memilih calon suami yang baik dan juga bagi para pria untuk memilih calon istri yang baik pula. Allah A’lam……………

Kamis, 02 Juli 2015

WAHAI SUAMI KETAHUILAH KECANTIKAN ISTRI ADALAH TANGGUNG JAWABMU!


Banyak wanita yang ingin langsing, kulit putih dan cantik, supaya suaminya tetap mencintai dan sayang pada dia. Dan banyak wanita berusaha mati-matian untuk tetap membahagiakan suami dengan membuat dirinya tampil menarik di mata suami. Tapi perlukah itu semua? adilkah suami hanya melihat istri dari tampilan fisik mereka saja? Dibawah ini adalah penjelasan mengapa kecantikan istri adalah tanggungjawab suami menurut dr. Wahyu Triasmara

Pertama, bisa anda bayangkan tugas istri mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi selalu diisi dengan beragam kegiatan rumah tangga. Mereka harus bangun pagi menyiapkan makan buat suami dan anak-anak mereka, belum lagi membersihkan rumah, mencuci dan merapikan pakaian, bisa dibayangkan bahkan untuk merawat diri mereka sendiri aja udah tak ada waktu? lalu masihkah suami menuntut istri untuk membuat diri mereka menarik dengan ketiadaan waktu untuk mengurus diri mereka sendiri?


Kedua, berapa uang yang suami berikan pada istri supaya diri mereka bisa tampil menarik di mata suami? apakah tampil menarik hanya cukup dengan rajin mandi saja? tidak bukan? istri perlu memakai kosmetik, wewangian, baju dan perhiasan yang menarik supaya diri mereka tampil baik & menarik di hadapan suami mereka. Lalu apa suami sudah memberikan Uang yang layak pada istri hingga mereka bisa mencukupi semua kebutuhan itu? bahkan terkadang untuk kebutuhan sehari-hari saja istri harus pandai-panda untuk bisa mengatur pengeluaran dari minimnya uang yang diberikan suami.

Ketiga, tampil menarik itu ternyata tak cukup hanya terlihat bagus secara fisik saja. Cantik sesungguhnya terpancar dari dalam. Mudahnya menjadi wanita yang cantik luar dalam hanya dengan berusaha menjadi wanita dan istri yang solehah, Lalu bagaimana seorang wanita bisa menjadi istri solehah, padahal suami mereka sendiri belum bisa jadi imam yang baik bagi keluarga? lalu bagaimana mungkin dia bisa memimpin dan menjadi contoh tauladan bagi istri dan anak mereka?

Ke empat, anda ingin istri selalu menarik dihadapan para suami? anda ingin istri tampak selalu langsing seperti saat remaja? ketahuilah karena pengaruh kehamilan dan hormon, wanita memang lebih sulit untuk menurunkan kembali berat badan mereka seperti sedia kala. Namun cobalah untuk melihat dari sisi lain, kembalilah bersyukur telah memiliki istri dan anak yang susah payah dilahirkan dari rahim istri anda dengan bertaruh nyawa. Coba bayangkan bagaimana istri menahan kesakitan dan kehilangan banyak darah ketika melahirkan. Itu semua tak lain dan tak bukan demi utk membahagiakan anda.

Yang terakhir, benar apa adanya jika rumput tetangga memang lebih hijau dari rumah kita. Namun percayalah hijaunya rumput tetangga belum tentu lebih menyejukkan dibandingkan dengan rumah kita. Ketika anda sudah memilih seorang wanita menjadi pendamping anda yakinlah bahwa dia adalah belahan hati yang akan menemani anda utk selamanya.

Sekarang janganlah banyak menuntut pada penampilan istri anda apa lagi ketika anda sendiri tak mampu berbuat banyak untuk membantu mewujudkan apa yang anda idamkan untuk membuat istri anda kembali menarik seperti saat usianya belia dahulu. Jadilah setia bukan karena apa yang tampak pada istri anda, tapi muliakan mereka atas apa yang sudah mereka lakukan untuk anda dan keluarga. Sejatinya para wanita ingin sekali tampil menarik didepan suami mereka tapi banyak keterbatasan yang membuat mereka tak bisa,
Percayalah bahwa kecantikan itu niscaya akan luntur, karena manusia pasti akan menua. Tapi ketika anda tulus mencintai dan memuliakan istri anda, tak peduli istri gemuk, kurus, hitam, atau mungkin tak menarik dimata orang lain, tapi anda tak pernah ragu untuk memeluk dan mencium mereka, menggandeng tangannya ketika berjalan, merasa bangga memiliki dan mencintainya dengan tulus untuk selamanya.