Minggu, 21 Juni 2015

Wanita Ini Aborsi hingga 18 Kali Karena Suami Ingin Anak Laki Laki!!


Televisi Vietnam Rabu lalu menayangkan kisah tentang seorang wanita di Provinsi Hai Duong utara yang telah melakukan aborsi hingga 18 kali. Semua itu dilakukan karena sang suami menginginkan seorang anak laki-laki.

Kisah ini menyebar dengan cepat di Vietnam dan jadi perbincangan para netizen. Diyakini praktik aborsi karena gender marak dilakukan. Seperti yang diberitakan oleh thanhnien news, wanita yang identitasnya dilindungi ini mengatakan hidupnya tidak hanya sulit karena kemiskinan, tetapi juga karena tekanan untuk melahirkan seorang bayi laki-laki dari keluarga.

Suaminya adalah anak tertua dari keluarganya. Banyak keluarga di Vietnam yang masih mempertahankan tradisi kuno bahwa hanya anak laki-laki yang dapat mewarisi dan melindungi aset keluarga.

Setelah melahirkan empat anak perempuan, suaminya kecewa dan tertekan. Setelah itu ia memutuskan untuk tidak mempertahankan kehamilan jika calon bayi yang dikandung bukan anak laki-laki.


Dalam tayangan video tersebut, wanita itu tidak mengatakan secara pasti berapa kali ia melakukan aborsi. Namun pembaca melaporkan saat tayangan pembuka dilaporkan bahwa ia sudah melakukan 18 kali aborsi.

Meski kisah ini terdengar begitu ekstrim dan jarang bagi seorang wanita untuk melakukan aborsi sering kali, aborsi selektif karena jenis kelamin ini sangat umum terjadi di negara yang rasio kelahirannya pada September lalu 120 bayi laki-kali per 100 bayi perempuan.

Menteri Kesehatan Nguyen Viet Tien mengatakan dalam sebuah konferensi di beberapa wilayah Vietnam Utara, rasio itu hampir 150/100.

Pemerintah berusaha untuk mengurangi angka aborsi karena jenis kelamin dan melarang tenaga medis untuk memberitahukan jenis kelamin calon bayi pada orangtua.

Namun ini memang bukan solusi yang efektif. Solusi mendasar adalah mengubah pola pikir masyarakat tentang diskriminasi gender ini.

Jumat, 19 Juni 2015

Kisah Pria Shaleh Menundukkan Pandangan dari Gadis Cantik, Allah Menikahkan Mereka

Kisah Pria Shaleh Menundukkan Pandangan dari Gadis Cantik, Allah Menikahkan Mereka -

Ghaddul Bashar atau menundukkan pandangan dari hal-hal yang belum halal adalah sebuah kewajiban bagi seorang Muslim, dimana hal itu untuk menjaga sebuah fitnah keji yang akan menimpa siapa saja yang lalai, karena dengan melihat sesuatu yang gak halal ,maka hanyalah dosa yang akan didapatkan, sebagaimana dianggap sebagai zina mata.

Dari ulasan diatas, terdapat kisah seorang pria shaleh yang berasal dari Maroko tengah menaiki sebuah lift bersama pengguna lainnya, hingga tibalah saat dimana sebagian orang itu sudah keluar karena sudah sampai di lantai yang tepat, kini tinggalah dirinya dengan seorang wanita Amerika yang sangat cantik berada didalam lift dan hanya berdua saja dengan pria Maroko tersebut.

Sang gadis cantik merasa khawatir ia akan dilecehkan oleh pria didepannya itu, hal ini bukan tanpa alasan, karena ia akan berada dengan pria itu agak lama, selain itu banyaknya kasus pelecehan terhadap wanita di New York sangat rawan, apalagi dirinya begitu cantik dan tentu menggoda setiap lelaki untuk mengganggunya.

Setiap detik dia selalu waspada dengan kondisi tersebut, tidak hentinya dia memperhatikan gerak-gerik pria tersebut, hingga beberapa saat kekhawatirannya mulai menghilang saat ia hampir sampai kelantai yang dituju, malah sekarang wanita cantik inilah yang mulai penasaran dengan pria Maroko ini, karena dilihatnya pria itu tak bergemin dari menundukkan pandangannya, mulai awal sampai akhirnya dia mau meninggalkan lift.


Hingga akhirnya sang gadis memberanikan diri bertanya kepada pria yang tetap menundukkan pandangannya tersebut darinya, “Apakah aku gak cantik?”

Pemuda itupun menimpali “Bagaimana aku tahu engkau cantik atau tidak, aku tidak melihat wajahmu,” (jawab pemuda itu tanpa mendongakkan wajahnya).

Hingga terjadilah percakapan berikut :

Gadis    : “Mengapa engau tidak melihatku, apakah aku tidak cantik?”
Pemuda :“Agamaku melarangku.”
Gadis    :“Aku sempat berpikir engkau akan menggangguku”
Pemuda : “Aku takut kepada Allah”
Gadis  : “Agamamu yang telah melarangmu melihat wajah gadis asing, pasti juga melarangmu mengganggu kan?”
Pemuda : “Ya, Islam melarang kami berbuat buruk. Termasuk mengganggu orang lain”

Gadis cantik yang juga sangat cerdas ini langsung berfikir spontan, dan dia berkeyakinan bahwa pria dihadapannya bak mutiara paling mahal yang susah ditemui zaman sekarang, dalam fikirannya Pria yang baik hati, taat kepada agamanya dan pasti setia.

Akhirnya gadis cantik ini bertanya hal yang mungkin sangat tidak biasa bagi wanita di Asia “Maukah engkau menikah denganku?”

Gadis itu tidak peduli apakah nanti pemuda itu mau menolaknya, karena dialog itu hanya mereka yang tahu, jadi gak ada yang perlu ditakutkan, selagi dia berkeyakinan bahwa pemuda itu orang yang baik, kemudian...

Pemuda : “Saya muslim. Apa agamamu?” tanya sang pemuda.
Gadis     : “Saya bukan muslimah”
Pemuda  : “Kalau begitu saya tidak bisa menikah denganmu”
Gadis      : “Jika aku masuk agamamu, apakah engkau mau menikah denganku?”
Pemudak   : “Ya, insya Allah”

Gadis cantik yang ingin dinikahi Pemuda Maroko itupun mengucapkan kalimat Syahadat , dia masuk Islam dan belajar dengan cepat agama Islam, dan ternyata selain cantik, gadis itu juga sangat kaya raya karena mendapatkan harta warisan yang banyak dari orang tuannya, dan pemuda Maroko itu sama sekali tak menyangkanya , bahwa dia akan menikah dengan seorang perempuan cantik sekaligus kaya raya.

Kini gadis cantik itu menjadi muallaf yang baik , dan juga istri yang shalihah buatnya, Subhanallah… Pemuda itu telah menghindarkan dua matanya dari hal yang dilarang Allah, maka Allah kini membalasnya dengan dua kebaikan; mendapatkan gadis itu dan menjadi orang kaya.

Sabtu, 13 Juni 2015

WASPADA untuk Para Wanita, Jangan Lakukan Hal ini Saat Haid

MASIHKAH KITA SUKA MEMBANTAH PERINTAH IBU? (edisi gambar)



Para Wanita, Jangan Lakukan Hal Berikut Ketika Haid

ASAL USUL KANKER DI RAHIM !!!

Sharing untuk para wanita (Bila pria yg terima tolong di teruskan ke wanita di sekitar anda)
1. Jangan minum air es,air soda,dan kelapa saat haid.
2. Jangan keramas karena pori kepala sedang terbuka pada saat haid karena bisa menyebabkan sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya efek ini bisa di rasakan saat muda dan saat tua nanti.
3. Jangan makan mentimun saat sedang haid karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebabkan haid tersisa di dinding rahim.
4. Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda keras terutama bagian perut karena bisa menyebabkan muntah darah, rahim bisa terluka.
Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 tahun dapat menyebabkan "KISTA & KANKER RAHIM". Tolong info ini disebarkan ke banyak wanita baik ibu, istri, anak putri kita, maupun temana wanita, sebagai kepedulian kita terhadap sesama.

Sayangi wanitamu. Indahnya Berbagi...Jangan putus dikamu ya... 1 x kiriman saja mungkin kamu sudah menyelamatkan 1 orang wanita, semoga bermanfaat bagi para wanita.

Sumber : LPKI ( Lembaga Penyuluhan Kanker Indonesia ).


Selasa, 09 Juni 2015

Jangan Bandingkan Diri dengan Yang Lain Karena Semua Wanita itu Hebat


Sering saya mendapati beberapa ibu melancarkan strategi memotivasi dirinya dengan cara melihat kehebatan ibu yang lainnya

Misalnya begini: “Duh, hebat yah... Si ibu A punya anak 11 tanpa ART tapi bisa lancar semua, bahagia dan sejahtera,” Atau.... “Si ibu B anak 6.... Tanpa ART tapi kayak hepi aja… Ga kelihatan repot malah anak-anaknya juga pinter-pinter.”

Dan masih banyak "pernyataan" yg lainnya lagi

Lalu apa itu salah?

Nggak juga sih... Namun apakah betul dengan cara seperti itu diri kita dapat termotivasi? Kalau memang bisa jadi salah satu jalan untuk memotivasi diri sih ga pa pa yaa.., yang repot.. Kalau ujung-ujungnya kita malah kelupaan mensyukuri kekuatan yang sudah kita miliki sekarang, dimana kekuatan itu datang terselip dalam amanah ujian yang sudah terjadi dalam hidup kita.

Gak ada kekuatan yang datang dengan gratis pastinya. Dia datang seringkali beriringan dengan ujian.

Jujur saja... menurut saya, cara memotivasi seperti itu kurang efektif lhoo! Mengapa? karena endingnya kita akan terjebak pada sebuah kondisi ibarat sebuah pertandingan kekuatan antar sesama ibu, di samping itu cara memotivasi seperti itu akan memancing rasa kufur nikmat atas karunia kekuatan yang sudah kita  terima bersamaan dengan ujian yang bisa jadi tidak mudah juga untuk ukuran kemampuan diri kita masing-masing di hadapan Allah.

Padahal sejatinya para ibu-ibu super dengan anak-anaknya yang super-super sekalipun,  Yaah... mereka dapat menjadi seperti itu karena dibantu oleh Allah saja sehingga sanggup menjadi seperti itu. Dan jangan salaaah... Jika saja kita diposisikan sama persis dengan mereka lengkap dengan ujian-ujiannya, mungkin saja Allah memberikan kekuatan yang sama dengan mereka.

So… jangan terlalu menyepelekan diri sendiri plus jangan juga menyepelekan Allah, bersyukur dengan pencapaian kekuatan yang kita miliki sekarang bisa jadi salah satu cara memancing kekuatan kita yang lebih besar lagi nantinya.

Saat kita bersyukur dengan kekuatan yang ada, badan pun akan sangat rileks menjalani tahapan kesulitan yang sedang kita hadapi sekarang, plus kemungkinan untuk naik level kekuatannya pun akan besar. Karena rasa syukur itu pemancing karunia, termasuk karunia kekuatan. Dan sebaliknya saat kita menafikan karunia kekuatan yang ada pada diri kita sekarang, yaa... jangan harap laaah bisa jadi orang yang akan lebih kuat lagi di masa mendatang.

Walau kabar buruknya adalah.... Kekuatan itu satu paket dengan kesulitan sih... hehe, jangan harap bisa jadi orang kuat tanpa pernah mengalami kesulitan, karena kita bukan popeye the sailorman... yang bisa jadi orang kuat cukup dengan menenggak minuman bayam..haha.

So..., nikmatilah ujian-ujian "imut-imutmu" dengan penuh rasa syukur, jangan sok-sokan dulu mencari masalah baru hanya sekedar berambisi ingin "mengakselerasi" kekuatan menyaingi para ibu-ibu super... karena para si ibu-ibu super itu pun pastinya sudah melewati rentetan ujian yang sangat banyak, di mana semua ujiannya itu dimulai dari lulusnya ujian-ujian kecil terlebih dahulu.

Kelulusan ujian kecil merupakan tiket untuk mengambil ujian yang lebih tinggi lagi levelnya, begitu terus, sehingga akhirnya masuk ke level yang sangat tinggi.

Percaya penuuuuh pada Allah... Dia memberi ujian itu sangat pas porsinya tidak kurang juga tidak lebih, berbeda dengan kita yang sering sok tahu bikin simulasi masalah sendiri... Pastinya ujung-ujungnya sering merepotkan diri kita sendiri.

Rasa syukur itu pemancing karunia

Sahabat Ummi….dengan rasa syukur atas kekuatan kita yang mungkin kita anggap "imut-imut" ini, percaya deh... kita akan jadi sangat all out dengan diri kita, plus kita juga akan dibuat "openmind" dengan kehebatan ibu-ibu super tersebut.

Kecenderungan kita untuk bisa mencontoh pun menjadi lebih besar, berbeda dengan saat kita hanya sibuk membanding-bandingkan diri. Pujian kita hanya mentok pada kekaguman aja, namun kita dibuat "lunglai" saja seolah kita tidak akan punya kemungkinan sama sekali untuk menjadi ibu super juga seperti dirinya suatu saat nanti.

So... Syukuri tiada henti kekuatan yang sudah kita miliki, plus syukuri juga ujian-ujiannya.... Insya allah ... Ini akan memancing kekuatan-kekuatan kita yang lebih besar lagi nantinya. Walau tentu saja kekuatan-kekuatan yang lebih besar itu tidak datang dengan gratis, karena harus satu paket dengan kesulitan.

Ada sebuah quote bagus tentang ini niiih yang saya contek dari Oom Mario Teguh, simak sebagai berikut :
Janganlah membandingkan diri Anda
dengan mereka yang lebih kuat dan lebih beruntung,
karena Anda akan merasa rendah
dan meratapi ketidak-adilan dunia.
Ingatlah, Anda akan juga dibandingkan dengan mereka
yang lebih muda dan kurang beruntung daripada Anda,
tetapi yang berhasil menjadikan diri mereka sendiri hebat,
sejahtera, dan anggun.
Syukurilah apa pun diri Anda sekarang,
lalu tumbuhlah dari situ.
Yukk…, biasakan menumbuhkan rasa syukur dari hal-hal yang kecil termasuk rasa syukur kita terhadap kekuatan yang ada, karena rasa syukur itu pemancing karunia, sehingga dari rasa syukur itulah potensi diri kita akan makin berkembang.

Penulis : Rena Puspa
Via : ummi-online

Kisah Pilu Perokok Yang Harus Kehilangan Jakun dan Tenggorokannya

Dikutip langsung dari akun facebook Robby Indra Wahyuda menulis :

Kenapa mesti seram liat lubang di leher?

Yang seram itu di balik lubang itu.
Saya gak punya jakun dan tenggorokan.
Apa aja yg tidak berfungsi
Tidak bisa bicara.
Tidak dapat mencium bau
Tidak bisa meludah cuiihh kaya orang..

Gak bisa bicara? Yang jelas membuat penderita cepat marah atau tempramental... karena merasa tidak dimengerti

Gak bisa mencium bau. Sedih jg sih gak bisa cium aroma makanan...

Jadi yg seram lobangnya apa di balik lobangnya..


Di status yg lain dia Robby juga menulis :

Lucu jg yah hidup gw...
Teriak lantang

"MEROKOK MATI GAK MEROKOK MATI. MEDING MEROKOK SAMPAI MATI."

sekarang gw ngeluh ngeluh di sosmed.
Kenapa... kenapa harus gw yg kena sakit ini....
Yah itu lah manusia...
Maklumin aja yah klo gw banyak ngeluh karena kebodohanku dulu..

( oh ya bagi perokok ayo merokok yg banyak, saya masih butuh teman yg bisa senasib dengan saya. Masa yg sakit gini saya aja)