Senin, 16 November 2015

: ES BATU JANGAN DIBUANG...!! :



Es batu enaknya diminum bersama teh ataupun jeruk apalagi kalau lemon tea hmm.. pasti tambah segar. Nah, tau gak ternyata es batu tidak hanya bermanfaat untuk menyegarkan tubuh ketika diminum, tapi juga mampu menjadikan kulit kita menjadi cantik.

Setiap perempuan pasti mendambakan memiliki kulit yang halus dan bebas dari jerawat. Banyak hal yang mereka lakukan, baik itu berobat ke dokter kulit ataupun melakukan perawatan yang biayanya tidak murah. Sebenarnya ada cara lain untuk bisa mendapatkan kulit wajah yang halus dan bebas dari jerawat yaitu dengan menggunakan Es batu.
Manfaat Es Batu
Apakah Sobat penasaran? Ok silahkan disimak beberapa manfaat Es batu bagi kecantikan kulit yang dikutip dari Boldsky :

1. Mengatasi Jerawat

Jika wajah mudah berjerawat, Sobat bisa mengatasi hal ini dengan menggunakan es batu. Karena Es Batu dapat menenangkan daerah sekitar jerawat. Es batu yang berasa dingin mampu mengurangi minyak pada wajah sehingga bisa mengurangi timbulnya jerawat.

2.  Mengurangi Lemak di Wajah

Es batu bermanfaat untuk mengurangi lemak di wajah. Caranya cukup mudahSobat hanya perlu mencuci muka dengan es batu selama sepekan. Hal ini dapat membantu menjaga sel-sel lemak berada di bawah kontrol.

3. Mengecilkan pori-pori

Es batu juga mampu mengecilkan pori-pori di wajah. Caranya cukup sederhana bungkus es batu dengankapas atau kain kemudian pijatkan secara lembut di wajah dan leher. Lakukan hal ini selama 30 hari.

4. Mengatasi kulit yang terbakar matahari

Jika kulit sobat mudah terbakar sinar matahari, Sobat bisa mengatasinya dengan es batu. Dinginnya es batu ini membuat kulit yang terbakar matahari terasa lebih nyaman.

5. Menghilangkan rambut di wajah

Rambut di wajah sedikit mengganggu bagi yang sangat perhatikan terhadap penampilannya. Nah, untuk bisa menghilangkannya sobat dapat menggunakan  es batu yaitu dengan cara pijat wajah dengan es batu, lalu gunakan scrub wajah. Untuk menyingkirkan rambut di wajah memang butuh waktu yang panjang, karena itu sobat harus bersabar. Es batu ini akan membantu menghilangkan akar rambut yang ada di wajah secara bertahap.

Cukup besar bukan manfaat dari Es Batu ini bagi kecantikan kulit Anda. Ok Silahkan dicoba

Sumur : Berbagai sumber

Minggu, 20 September 2015

Masya Allah, Ini Salah Satu Mukjizat Alquran : "Jenis Kelamin Bayi"


Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan.

Namun, kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Alquran, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan “dari air mani apabila dipancarkan”.
“Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.” (QS. An-Najm: 45-46).
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Alquran ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.


Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut “XY” pada pria, dan “XX” pada wanita.

Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.

Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X.

Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.

Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita. Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.

Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Alquran telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.

Sumber : akhwatindonesia.net

Kamis, 17 September 2015

Jika Istri "Minta" Duluan? Begini Penjelasannya dalam Islam


Dalam masyarakat kebanyakan kita, adalah sesuatu yang tabu bagi seorang wanita membicarakan dan meminta hubungan suami istri. Bagaimana hal itu dalam Islam?

Al-Khara’ithy mengatakan, “Ammarmah bin Watsi-mah memberitahu kami, bapakku memberitahuku, dia berkata, ‘Abdullah bin Rabi’ah adalah orang yang terkenal di kalangan orang-orang Quraisy sebagai orang yang baik dan selalu menjaga kehormatan dirinya. Penisnya tidak bisa ereksi. Sementara orang-orang Quraisy tidak pernah ada yang memberi kesaksian tentang kebaikan atau keburukannya dalam masalah ini. Dia pernah menikahi seorang wanita. Tapi hanya beberapa waktu berselang, istrinya lari darinya dan kembali ke keluarganya lagi. Begitu seterusnya. Lalu Zainab binti Umar bin Salamah bertanya, ‘Mengapa para wanita itu lari dari anak pamannya?’

“Ada yang menjawab, ‘Karena wanita-wanita yang pernah menjadi istrinya tak mampu membuatnya mampu melaksanakan tugas sebagai suami.’

‘Tak ada yang menghalangiku untuk membuatnya bangkit,’ kata Zainab. ‘Demi Allah, saya adalah wanita berperawakan besar dan bergairah.’


“Maka akhirnya Zainab menikah dengannya,” kata Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, “selalu sabar meladeninya dan akhirnya mereka dikaruniai enam anak.”

Semangat suami bisa surut karena istri yang bersikap dingin dan menahan tangannya dari cengkeraman yang mesra kepada suami. Sikap dingin adakalanya karena rasa malu yang menguasai, sementara ia sebenarnya berkeinginan untuk memperoleh kehangatan cinta dari suaminya.

Tapi seperti minuman hangat
yang didekatkan pada segelas es, gairah dan kemesraan suami bisa surut oleh dinginnya sikap istri dalam menanggapi usapan sayang dan kecupan cinta suaminya.

Sebaliknya, seorang suami yang sulit terbangkitkan hasratnya dapat menjadi laki-laki yang penuh kehangatan karena istri yang tahu bagaimana menumbuhkan ketertarikan suami kepada dirinya saat melakukan hubungan intim. Rasa malu tidak menghalanginya untuk memberikan kebahagiaan pada suaminya, dan merasakan keindahan berdekatan dengan suami. Karena keindahan dalam berhubungan intim merupakan kenikmatan yang dicintai dan diridhai Allah.

Insya-Allah, seorang istri yang mau menggairahkan suaminya akan memperoleh ridha dan barakah-Nya. Mudah-mudahan Allah memberikan kebahagiaan kepada Anda; kebahagiaan ketika melakukan hubungan intim bersama suami, kebahagiaan ketika menjalani kehidupan rumah tangga sehari-hari, kebahagiaan ketika Allah menitipkan benih suami di rahim Anda, kebahagiaan ketika bayi Anda mengisap ASI yang menjadi bagian dari diri Anda sendiri, dan terutama kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah. Allahumma amin.

Benarlah nasihat Sayyidina Muhammad Al-Baqir kepada kaum wanita. Beliau mengatakan, “Wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang membuang perisai malu ketika ia membuka baju untuk suaminya, dan memasang perisai malu ketika ia berpakaian lagi.”

Seorang suami akan merasa semakin sayang ketika istri mampu membangkitkan semangatnya ketika sama-sama menanggalkan pakaian. Dan ia merasakan cinta semakin mendalam disertai kebahagiaan dan keinginan untuk memberikan ketenteraman ketika ada rona merah di wajah istri setelah ia menutupi tubuhnya dengan pakaian kembali. Inilah sebagian di antara rahasia-rahasia.

Jadi jika Anda, seorang istri, belum pernah mengajak suami? Hmm, cobalah. Temukan sesuatu yang beda di sana…

Sumber : akhwatindonesia.net


Mana yang Lebih Efektif? Siwak? Atau Sikat Gigi?


Pemakaian siwak sebagai pengganti sikat gigi kini banyak ditemukan di Indonesia. Mungkin, dulu penggunaan siwak hanya dilakukan penduduk di tanah Arab guna menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Jika membandingkan siwak dan sikat gigi, mana yang kira-kira paling bagus dan efektif untuk membersihkan gigi?


"Sebenarnya lebih ke mekanisme pemakaian. Siwak itu batang kayu yang banyak di Arab, yang mengandung anti-bakteri dan anti-jamur. Hanya saja bentuk yang lurus yang rada menyulitkan pengguna membersihkan sampai ke area belakang gigi," kata drg Ambar Kusumawati kepada Health Liputan6.com, Sabtu (5/9/2015).
Namun, lanjut Ambar, kalau pengguna tahu triknya, siwak bisa menjangkau seluruh permukaan gigi.

Untuk menggunakan siwak, pengguna harus mengupas bagian ujung sampai terlihat serat-seratnya. Mirip saat meraut pensil. Setelah itu, masukkan ke dalam gelas berisi agar agar lunak, dan jangan lupa digigit agar serat terbuka sempurna. Begitu serat terbuka, siwak menjadi mirip dengan sikat gigi.
"Di dalam siwak sudah ada zat yang mirip dengan kandungan yang ada di pasta gigi. Gosok saja seperti menyikat gigi biasa," kata dokter gigi yang tengah menempuh jenjang spesialis penyakit mulut di Universitas Indonesia.
Jika mau membanding-bandingkan antara sikat gigi dan siwak, menurut Ambar siwak memiliki banyak keuntungan. "Siwak itu praktis, bisa dibawa ke mana-mana, bisa dikantongin, dan lebih higienis. Bagian ujung yang sudah dipakai, bisa dipotong, dan dibikin baru lagi," kata Ambar.

Namun, semua itu kembali lagi dari kebiasaan tiap pengguna.

Sumber : health.liputan6

Yuuk Bantu Share Artikel Bermanfaat Ini...

INILAH yang termasuk Sifat Suami DURHAKA pada Istri Bersiaplah menanti ganjarannya


Tidak mau menafkahi, selalu berkata kasar dan memaki, menyakiti dengan pukulan membekas, Suami Durhaka pada Istri? Begini Ganjarannya! Ada beberapa hal yang bisa membuat seorang suami dianggap berbuat durhaka pada istri dan akan mendapat ganjarannya, beberapa di antaranya sebagai berikut


1.Menjadikan Istri Sebagai Pemimpin Rumah Tangga

Dari Abu Bakrah, ia berkata:”Rasulullah saw.bersabda: ‘tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita.’ “(HR.Ahmad n0.19612 CD,Bukhari,Tirmidzi,dan Nasa’i)

Saat ini banyak suami yang malas bekerja dan menyandarkan kebutuhan hidupnya pada sang istri sehingga secara tak langsung menjadikan istri sebagai pemimpin rumah tangga.

Suami seperti ini tentu saja telah berbuat durhaka karena tak melaksanakan kewajibannya dan bahkan menyulitkan istrinya dengan keharusan menafkahi dirinya. Ia akan kehilangan martabat dan harga diri di hadapan manusia terlebih lagi di hadapan Allah.

2.Tidak memberi uang belanja/ nafkah

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr,ia berkata:”Rasulullah bersabda: ’seseorang cukup dipandang berdosa bila ia menelantarkan belanja orang yang menjadi tanggung jawabnya.’” (HR.Abu Dawud no.1442 CD,Muslim,Ahmad,dan Thabarani)

Terhadap suami yang seperti ini, istri boleh mengambil diam-diam harta suami untuk mencukupi kebutuhan hidup diri dan anaknya:

“Dari Asyah ra,bahwa Hindun binti Utbah pernah berkata:’Wahai Rasulullah,sesungguhnya Abu Sufyan adalah orang yang kikir dan tidak mau memberikan kepadaku belanja yang cukup untuk aku dan anakku,sehingga terpaksa aku mengambil dari hartanya tanpa sepengetahuannya.”beliau besabda:’Ambillah sekadar cukup untuk dirimu dan anakmu dengan wajar.” (HR.Bukhari no.4945 CD,Muslim,Nasa’i,Abu dawud,Ibnu Majah,Ahmad,dan Darimi)

3.Tidak melunaskan mahar pernikahan

Dari Maimun Al-Kurady,dari bapaknya,ia berkata:”saya mendengar nabi saw.(bersabda):’siapa saja laki laki yang menikahi seorang perempuan dengan mahar sedikit atau banyak,tetapi dalam hatinya bermaksud tidak akan menunaikan apa yang menjadi hak perempuan itu,berarti ia telah mengacuhkannya. Bila ia mati sebelum menunaikan hak perempuan itu,kelakpada hari kiamat ia akan bertemu dengan Allah sebagai orang yang fasiq…’” (HR.Thabarani, Al-Mu;jamul, Ausath II/237/1851 CD)

4.Mengabaikan kebutuhan seksual istri

Suami yang berjima hanya untuk memuaskan kebutuhannya saja dan tidak peduli pada istrinya, sesungguhnya juga telah berbuat kesalahan.

Dari anas ra,Nabi saw bersabda:”jika seseorang di antara kalian bersenggama dengan istrinya,hendaklah ia melakukannya dengan penuh kesungguhan. Selanjutnya, bila ia telah menyelesaikan kebutuhannya (mendapat kepuasan) sebelum istrinya mendapatkan kepuasan, janganlah ia buru buru (mencabut kemaluannya) sampai istrinya menemukan kepuasan.” (HR.’Abdur Razzaq dan Abu Ya’la, Jami’ Kabir II/19/1233)

Rasullullah saw bersabda:”Janganlah sekali kali seseorang diantara kalian menyenggamai istrinya seperti seekor hewan bersenggama,tetapi hendaklah ada pendahuluan diantara keduanya.’ada yang bertanya”apakah pendahuluan itu?” Beliau bersabda :”Ciuman dan ucapan (romantis).” (HR Abu Syaikh)

5.Berjimak ketika istri haid atau melalui dubur

Dari Ibnu Abbas, ia berkata:”’Umar (Ibnu Khaththa) datang kepada Rosulullah saw.,ia bertanya:’Ya Rosullullah, saya telah binasa.’ Beliau bertanya:’apa yang menyebabkan kamu binasa?’ Ia menjawab:’semalam saya telah membalik posisi istriku.’akan tetapi beliau tidak menjawab sedikitpun,lalu turun kepada Rosulullah saw ayat.’istri kalian adalah ladang bagi kalian,maka datangilah lading kalian dimana dan kapan saja kalian kehendaki.’(selanjutnya Beliau bersabda:’Datangilah dari depan atau belakang,tetapi jauhilah dubur dan ketika haidh.’”( HR Tarmidzi no.2906)

6.Menuduh istri berzina

“Dan orang orang yang menuduh istri mereka berzina,padahal mereka tidak mempunyai saksi saksi selain diri mereka sendiri,maka kesaksian satu orang dari meeka adalah bersumpah empat kalli dengan nama Allah bahwa sesungguhnya dia adalah termasuk orang orang yang benar(dalam tuduhannya) (7) dan kelima kalinya(ia mengucapkan) bahwa laknat Allah akan menimpa dirinyajika ternyata ia tergolong orang orang yang berdusta.” (QS.An-Nuur (24):6-7)

7.  Memukul dan menjelek-jelekkan istri di hadapan orang lain

Dari mu’awiyah Al-Qusrayiri,ia berkata:”saya pernah datang kepada Rosulullah saw.’ Ia berkata lagi:’saya lalu bertanya:’Ya Rosulullah,apa saja yang engkau perintahkan(untuk kami perbuat)terhadap istri-istri kami?’Beliau bersabda:’…janganlah kalian memukul dan janganlah kalian menjelek-jelekan mereka.’” (HR Abu Dawud no 1832)

Sumber : muslimahcorner.com